nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Sekda Bogor Dipanggil KPK Terkait Gratifikasi Rachmat Yasin

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 11:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 24 337 2173127 mantan-sekda-bogor-dipanggil-kpk-terkait-gratifikasi-rachmat-yasin-GeceY0RjY7.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Dok Okezone/Puteranegara Batubara)

JAKARTA – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, masuk agenda pemeriksaan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini. Adang bakal diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

Ia akan digali keterangannya terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY).

Baca juga: KPK Periksa Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai Tersangka 

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi unruk tersangka RY," kata Plt Juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2020).

Sebelumnya KPK kembali menetapkan mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, sebagai tersangka korupsi. Dia diduga memotong uang pembayaran dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan menerima sejumlah gratifikasi.

Rachmat Yasin diduga menerima uang sebesar Rp8,9 miliar dari hasil memotong anggaran atau bayaran bawahannya.‎

Uang tersebut diduga digunakan oleh Rachmat Yasin untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah serta Pemilihan Legislatif 2013–2014.

Baca juga: KPK Panggil Dua Kepala Dinas Pemkab Bogor 

Selain itu, Rachmat Yasin juga diduga menerima sejumlah gratifikasi selama menjabat Bupati Bogor. Adapun gratifikasi yang diterima Rachmat Yasin berupa ‎tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor; dan mobil Vellfire senilai Rp825 juta.

Atas perbuatannya, Rachmat Yasin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini