nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkaca dari Tragedi SMPN 1 Turi, Ini Petunjuk Pelaksanaan Susur Sungai

Hantoro, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 13:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 22 337 2172510 berkaca-dari-tragedi-smpn-1-turi-ini-petunjuk-pelaksanaan-susur-sungai-Eru1zGrZCP.jpeg Sungai Sempor yang menjadi lokasi tragedi siswa SMPN 1 Turi. (Foto: Ist/KR Jogja)

JAKARTA – Kegiatan susur Sungai Sempor di Desa/Dusun Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya sembilan siswa SMPN 1 Turi meninggal dunia terseret arus sungai tersebut pada Jumat 20 Februari 2020.

Berkaca dari tragedi tersebut, lalu bagaimana sebenarnya tata cara melaksanakan kegiatan susur sungai? Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo pun menerangkan petunjuk pelaksanaannya.

Baca juga: Siswa SMPN 1 Turi Korban Tewas Susur Sungai Sempor Bertambah Jadi 9 Orang 

"Pertama, susur sungai hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa dan terlatih. Kedua, anak-anak dan remaja dilarang melakukannya. Ketiga, susur sungai sebaiknya dilakukan saat musim kemarau," jelas dia dalam keterangannya, Sabtu (22/2/2020).

Ia menjelaskan, jumlah siswa SMPN 1 Turi yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 248. Rinciannya kelas VII sebanyak 124 siswa dan kelas VIII 125 siswa.

Baca juga: Pasukan Katak TNI AL Dikerahkan Cari Siswa SMPN 1 Turi yang Tenggelam 

Adapun identitas korban yang terkonfirmasi meninggal dunia adalah Sovie Aulia, Arisma Rahmawati, Nur Azizah, Lathifa Zulfaa, Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah, Evieta Putri Larasati, dan Faneza Dida. Sementara dua jasad lagi masih dalam identifikasi.

Sementara korban luka sebanyak 23 siswa. Rinciannya 21 siswa rawat jalan dan 2 lainnya rawat inap di Puskesmas Turi.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini