Rapat dengan Kemen PPPA, Komisi VIII DPR Soroti Kasus Human Trafficking

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 20 Februari 2020 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 337 2171530 rapat-dengan-kemen-ppa-komisi-viii-dpr-soroti-kasus-human-trafficking-XWmCZd6ge5.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Komisi VIII DPR Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), di Ruang Rapat Komisi VIII, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam RDP tersebut, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni dengan tegas menentang dan melawan human trafficking, pelecehan seksual, dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Perdagangan manusia yang sebagian besar korbannya adalah perempuan, dan anak. Itu yang menjadi perhatian khusus kita semua. Pencegahan dan penanggulangannya harus dilakukan dengan lebih sigap dan responsif,” tegas Lisda, Kamis (20/2/2020).

 Human Trafickking

Politisi NasDem itu juga menegaskan, anak-anak di bawah umur harus dicegah untuk bekerja di tempat hiburan, seperti karaoke, griya pijat dan tempat hiburan lainnya.

‘’Harus dilakukan sidak oleh instansi terkait, untuk mencegah terjadinya tindak asusila atau pekerja anak (pekerja di bawah umur),” sambungnya.

Ia juga menambahkan, dalam hal pencegahan dan penanggulangan pelecehan seksual maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak, harus ada kerja sama dengan menyediakan layanan terpadu pengaduan korban pelecehan seksual, dan korban kekerasan dengan melibatkan pihak kepolisian.

"Pendampingan korban dan kerahasiaan identitas korban juga menjadi hal yang penting untuk kita perhatikan," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini