nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerkindo Minta Pemerintah Pertahankan Brand 'Wonderful Indonesia'

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 19:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 18 337 2170488 gerkindo-minta-pemerintah-pertahankan-brand-wonderful-indonesia-CipiwpTC6D.jpg Gerkindo minta pemerintah pertahankan brand Wonderful Indonesia (Foto : Okezone.com/Achmad Fardiansyah)

JAKARTA - Organisasi sayap Partai Perindo, Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo) menggelar Focus Grup Discussion yang bertajuk "Membangun Brand Pariwisata Nasional, Studi Kasus Negara Pariwisata Dunia". Gerkindo berharap, hasil dikusi tersebut diharapkan bisa mendongkrak pariwisata nasional.

Ketua Umum Gerkindo Yerry Tawalujan mengatakan FGD yang berkerjasama dengan Himpunan Akademisi dan Praktisi Pariwisata Indonesia (HAPPI) itu membahas potensi-potensi yang patut dipertahankan oleh pemerintah di bidang pariwisata.

"Dalam diskusi ini mudah-mudahan ada pencerahan, di FGD ini kita dapat berkaca pada brand-brand pariwisata negara-negara pegiat pariwisata," katanya kepada wartawan di Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020).

Yerry menilai brand pariwisata Wonderful Indonesia sudah mendunia. Karena itu, dirinya meminta brand tersebut tetap dipertahankan.

"Di Malaysia, mereka punya brand nasionalnya yakni Malaysia Truly Asia. Brand tersebut diluncurkan sejak tahun 1999 dan saat ini dapat menarik wisatawan sebanyak 25 juta pertahunnya," ujarnya.

Yerri menyakini, jika pemerintah sangat peka terhadap lokasi wisata yang ada di nusantara. Jangankan Malaysia yang memiliki wisata alam yang terkenal itu, beberapa negara seperti jepang hingga eropa. Indonesia akan mengunggulinya.

"(Potensi) Indonesia cukup bagus karena digber oleh Menteri pariwisata. Kita bisa lihat Taksi-taksi dan bis di Eropa itu sudah ada brand Wonderfull Indonesia. Dan investasi triliyun rupiah sudah mengalir ke sana," tuturnya.

Yerri juga membeberkan peningkatan Indonesia dalam bidang pariwisata terdapat peningkatan hal ini dapat dilihat dari indek kompotitif travel and tourism.

"Pada Tahun 2009 itu kita masih di angka 82, dari 132 negara. Lalu meningkat menjadi semakin baik di angka 70 tahun 2013. Kemudian meningkat lagi di tahun 2015 sudah di angka 50. Dan dalam kurun waktu 2015-2019 jadi tingkat 40 dari 144 negara, jadi membaik," ungkapnya.

"Kami memohon dengan sangat supaya kalau bisa brand itu dipertahamkan. Kenapa? Karena sedang menanjak trend-nya. Karena dari sisi branding dan promosi, Wonderful Indonesia itu sudah bagus dan sedang dalam trend naik," ungkapnya.

Yerri menyarankan kepada pemerintahan agar beberapa aspek diperbaiki, seperti kebersihan, keamaan serta penunjang fasilitas-falitas lainnya. "Yang perlu diperbaiki adalah SDM. Baik SDM pariwisata dan kesiapan masyarakat. Lalu infrastruktur dan juga keamanan dan kenyamanan, ini yang harus diperbaiki," ucapnya.

Baca Juga : 13 Kelurahan di Solok Kebanjiran, Sungai Lembang Segera Dinormalisasi

Baca Juga : Bertemu Mahfud MD, Hary Tanoe: Kami Diskusi untuk Kepentingan Bangsa dan Negara

Yerri mengatakan pihaknya bakal manyampaikan hasil diskusi tersebut ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga brand Wonderful Indonesia tetap dipertahankan.

"Kami bukan hanya menyampaikan ke Kementerian Pariwisata, tetapi kami akan desak ke Pak Jokowi untuk turun tangan. Jangan mengganti logo, kami juga akan ke DPR," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini