KPK Sita Dokumen Penting saat Geledah Kantor DPRD Tulungagung

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 18 Februari 2020 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 18 337 2170121 kpk-sita-dokumen-penting-saat-geledah-kantor-dprd-tulungagung-E1K1as0pIc.jpg Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen penting usai menggeledah beberapa ruangan di kantor DPRD Tulungagung, Jalan RA Kartini, Jawa Timur, pada Senin, 17 Februari 2020, kemarin.

Dokumen penting itu berkaitan dengan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.

"Sejauh ini diamankan beberapa dokumen yang ada hubungannya dengan perkara yang sedang dilakukan penyidikan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (18/2/2020).

Penggeledahan di sejumlah ruangan kantor DPRD Tulungagung dilakukan sejak siang hingga malam hari, kemarin. Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam melengkapi berkas penyidikan tersangka Supriyono.

Dokumen
(Foto: Ilustrasi Dokumen/Okezone)

Baca Juga: KPK Geledah Kantor DPRD Tulungagung

Dalam perkara ini, Supriyono dijerat dua pasal sekaligus yakni terkait suap dan gratifikasi. Supriyono diduga menerima uang sekira Rp4,8miliar ‎selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD-P Kabupaten Tulungagung.

Syahri Mulyo sendiri telah divonis bersalah oleh pengadilan karena terbukti menerima suap dari sejumlah dari pengusaha.

Penerimaan itu diduga dilakukan untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp750 juta sejak 2014-2018.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini