nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, DPR Minta Pemerintah Persiapkan Konsep Matang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 06:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 18 337 2170062 pemulangan-anak-wni-eks-isis-dpr-minta-pemerintah-persiapkan-konsep-matang-PCWtRBvhCv.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksone meminta kepada pemerintah untuk mempersiapkan konsep yang matang terkait rencana pemulangan anak-anak dari warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS.

Pasalnya, setibanya bocah-bocah di bawah umur itu di Tanah Air, maka harus ada penempatan khusus untuk menjalani program deradikalisasi.

"Terus kalau kita pulangkan mereka itu tinggal di mana. Jadi banyak hal yang harus dipertimbangkan," ujarnya kepada Okezone, Selasa (18/2/2020).

Menurut dia, ide pemulangan anak-anak itu merupakan gagasan yang baik. Namun, agar niat baik itu berjalan sesuai dengan harapan, maka harus ada sebuah konsep yang jelas, sehingga nanti mereka bisa mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan ideologi negara, yaitu Pancasila.

"Sebenarnya itu ide yang baik untuk dipulangkan, karena mereka itu tidak bersalah, diboyong orang tuanya dan ada yang lahir di sana. Mereka jelas punya masa depan, tapi kan kalau dipulangkan harus yang jelas konsep pemerintahanya ini," ujarnya.

Baca Juga: Mahfud MD: WNI Eks ISIS Berbahaya bagi Indonesia Jika Dipulangkan

Selain itu, lanjut dia pemerintah pun harus bisa memastikan kalau mereka tak akan membawa ideologi ISIS ke Indonesia.

"Pemerintah harus yakin kalau mereka tidak membawa ideologi yang bertentangan dengan Pancasila," katanya.

Diberitakan sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang memulangkan anak-anak WNI bekas pengikut ISIS jika ada yang telantar di Timur Tengah. Namun, pemerintah akan mengidentifikasi mereka dulu.

"Kita memang masih memberikan peluang untuk yang yatim, yatim piatu yang ada berada pada posisi anak-anak. Tapi, kita belum tahu apakah ada atau tidak ada," kata Jokowi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini