nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sebut Terdapat 15 Kasus Kekerasan Seksual Anak pada 2020

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 21:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 17 337 2169935 polisi-sebut-terdapat-15-kasus-kekerasan-seksual-anak-pada-2020-2so3ZCbfNu.jpg Foto: Okezone.com/Sarah

JAKARTA - Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Piter Yanottama menyebutkan kalau pada 2020 sudah terdapat 15 kasus kekerasan atau kejahatan seksual pada anak.

Sedangkan, untuk tahun lalu, yakni 2019 terdapat kekerasan seksual pada anak sebanyak 41 kasus. Jumlah tersebut terhitung menurun, jika dibandingkan dengan 2018 yang terdapat 63 kasus.

"2020 baru memasuki bulan kedua, kami menangani 15 kasus. Sehingga kita perlu ancang-ancang terhadap tren peningkatan," ucap Piter di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

 Kekerasan Anak

Lebih lanjut, Piter pun mengungkapkan salah satu tren atau modus yang dilakukan oleh pelaku dalam melakukan aksinya, yaitu dengan menawarkan hal-hal yang menggiurkan melalui media sosial.

Menurut Piter, biasanya pelaku menawarkan pekerjaan kepada orang-orang yang berasal dari desa untuk bekerja di Jakarta. Ketika sampai di Jakarta, rupanya anak-anak tersebut dieksploitasi secara seksual.

"Bagi anak-anak yang merasa mungkin latar belakang ekonominya kekurangan ingin bekerja baik dari luar kota, dari Subang dari Karawang segala macam. Menemukan info loker, kemudian menghubungi admin di situ. Dari situ mereka kemudian berkomunikasi," paparnya.

"Di situ lah awal mula penyekapan terhadap anak itu. Kemudian di bawah tekanan itu anak itu mau enggak mau, kamu harus kerja. kamu ke sini sudah dibiayain segala macam, sehingga menjadi utang. Kemudian keluar aturan-aturan pekerjaan yang tadi disampaikan satu hari harus melayani," tutup Piter.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini