Sambangi KPK, Kepala BPIP Bahas Pendidikan Pancasila

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 17 Februari 2020 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 337 2169903 sambangi-kpk-kepala-bpip-bahas-pendidikan-pancasila-vazgocC3Vr.jpg Kepala BPIP Yudian Wahyudi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto: Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu untuk membahas soal pendidikan Pancasila.

"Sore ini dari BPIP datang ke KPK untuk melakukan kerja sama. Kerja sama itu kira-kira akan melakukan satu long term itu yang namanya kependidikan. Untuk yang short term yaitu sosialiasi atau kampanye tentang pembumian Pancasila ke dalam kehidupan terutama ke teman-teman milenial," ujar Yudian di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

Nantinya, kata Yudian, BPIP akan bekerjasama dengan lembaga antirasuah untuk mensosialisasikan serta mempraktikkan nilai-nilai Pancasila. Hal itu, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Di sini akan dilakukan tindak lanjut kerja sama pembuatan semacam film pendek, melalui musik, olahraga, kuliner, yang nantinya akan disesuaikan dengan kerja sama teknis paling lambat Senin depan. Tapi diharapkan Jumat depan akan dilakukan rapat bersama lagi di sini. Tapi paling lama hari Senin," bebernya.

 KPK

Hal senada diungkapkan Staf Khusus (Stafsus) Dewan Pengarah BPIP, Romo Benny Susetyo. Kata Benny, BPIP dan KPK nantinya akan berkolaborasi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila. Sebab, sembilan nilai yang ada di KPK masuk dalam poin-poin di Pancasila.

"Kerja sama ini kita ingin bagaimana hidup bersih, hidup jujur, sembilan nilai KPK itu juga bagian dari Pancasila. Kita sepakati nanti bagaimana generasi milenial itukan generasi yang kreatif dan inovatif. Nantinya kita kan bikin sayembara film pendek yang mengarahkan pada kesadaran hidup jujur antikorupsi itu bagian pengamalan dari sila-sila Pancasila," ujar Romo Benny.

Di sisi lain, Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan menjelaskan, program BPIP sejalan dengan pendidikan antikorupsi yang selama ini sudah dijalankan lembaga antirasuah. Ke depan, kata Pahala, KPK dan BPIP akan membuat kesepakatan terkait program ini.

"Jadi, tadi kita sepakati bahwa nanti kita akan punya MoU menanamkan nilai untuk program jangka panjang, karena KPK sekarang sudah strateginya lewat insersi, nanti dengan BPIP kita formulasikan seperti apa dia masuk di mata kuliah atau mata pelajaran," kata Pahala.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini