nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Ahok Mengisi Waktu di Penjara: Kekecewaan & Kemarahan Saya Tulis Jadi Buku

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 18:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 17 337 2169889 cerita-ahok-mengisi-waktu-di-penjara-kekecewaan-kemarahan-saya-tulis-jadi-buku-2Elp1msTwS.jpg Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan A)

JAKARTA - Basuki Tjahja Purnama (Ahok) meluncurkan buku ‘Panggil Saya BTP: Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob’, di Jakarta, Senin (17/2/2020). Dia pun menceritakan hal yang melatarbelakanginya meluncurkan buku ini.

Ahok bercerita, dirinya sempat kebingungan karena tak banyak aktifitas yang bisa dilakukannya di dalam penjara. Untuk itulah, dia akhirnya memutuskan menghabiskan waktunya dengan menulis.

“Lu daripada bengong-bengong, tulis lah. Ya udah saya ambil tulis, tiap hari selembar habis,” kata Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku karena rutin menulis, tanpa terasa bisa menyelesaikan buku setebal 615 halaman.

Ahok. (Foto: Harits Tryan/Okezone)

“Aku terusin saja isi waktu, enggak terasa sudah 615 halaman. Tapi saya punya lagi folio 620 halaman,” kata Ahok.

Baca juga: Banjir Jakarta Menelan Korban Jiwa, Ahok: Semoga Bencana Cepat Berlalu

Menurut dia, buku tersebut ditulis saat mengalami masa-masa stres, kecewa, marah dalam menjalani masa hukuman.

“Saya berusaha I’m doing my best. Jadi saya tulis I’m doing my best. Waktu saya stres, kalau saya lagi kecewa atau marah saya tulis. Kekecewaan kemarahan saya tulis, lalu solusinya apa? Saya harus temukan sendiri,” ucapnya.

Ahok bebas dari penjara pada 24 Januari 2019. Ahok mendekam selama kurang lebih dua tahun usai dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini