Istri Enggartiasto Lukita Disebut dalam Sidang Suap Impor Bawang Putih

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 17 Februari 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 337 2169739 istri-enggartiasto-lukita-disebut-dalam-sidang-suap-impor-bawang-putih-nBSITq6nhz.jpg Sidang Suap Impor Bawang Putih di Tipikor Jakarta (foto: Okezone/Arie DS)

JAKARTA - Nama istri mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Peggy Lukita disebut-sebut dalam persidangan kasus dugaan suap pengurusan izin kuota impor bawang putih tahun anggaran 2019. Peggy Lukita disebut pernah dilobi oleh Mirawati Basri yang merupakan orang kepercayaan mantan Anggota Komisi IV DPR, I Nyoman Dhamantra.

Hal itu terungkap saat seorang pengusaha batu bara, Indiyana alias Nino dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan ini. Tim Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Nino sebagai saksi untuk tiga terdakwa yakni, I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri, dan Elviyanto.

Baca Juga: Sangkal Terima Suap, Eks Anggota DPR Nyoman Terisak saat Bacakan Eksepsi 

Mendag Enggartiasto Lukita Ingat 3 Tugas dari Presiden Jokowi

Awalnya, tim Jaksa menampilkan transkip rekaman percakapan Indiyana. Dalam rekaman percakapan itu, ada pembahasan yang menyinggung soal Mendag, Enggartiasto Lukita. Jaksa kemudian mengonfirmasi percakapan itu ke Indiyana.

"Nah disini sudah mulai sebut kata Mendag. bisa disampaikan, isi tujuan komunikasinya?," tanya salah seorang Jaksa ke Indiyana di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Indiyana sendiri merupakan pihak yang mengenalkan pengusaha Doddy Wahyudi, Zulfikar dan Chandry Suanda alias Afung kepada Mirawati Basri. Ia berupaya membantu ketiga pengusaha itu untuk mendapatkan Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih dari Kementrian Perdagangan (Kemendag) yang nantinya akan diurus oleh I Nyoman Dharmantra.

Menanggapi pertanyaan Jaksa, Indiyana menjelaskan maksud percakapannya, dimana saat itu I Nyoman Dhamantra terlihat seperti tidak ingin membantu mengurus SPI bawang putih untuk ketiga pengusaha. Kemudian, kata Indiyana, Mirawati menyarankan alternatif lain untuk mengurus izin tersebut lewat jalur lain diluar Nyoman. Alternatif lain itu yakni dengan melobi Peggy Lukita.

"Jadi dalam hal ini pada waktu itu kita tahu bahwa Pak Nyoman, ibaratnya sudah tak mau bantu lah. Akhirnya Mba Mira ngomong ada jalur lain. Nah disitu Mba Mira bicara bahwa memang saya ada jalur lain. Nah disitu Ibu Mendag," ungkap Indiyana.

Indiyana menyebut, Mirawati akan berupaya melobi Peggy dalam mengurus SPI itu saat perjalanan dinas. "Nanti di privat jet, Mba Mira akan memulai loby lah mengenai itu," tutur dia.

Baca Juga: Putra Megawati Disebut di Sidang Tipikor, I Nyoman: Enggak Ada Kaitannya 

Dalam perkara ini, Mirawati Basri, Nyoman Dhamantra, dan Elviyanto didakwa secara bersama-sama telah menerima Rp2 miliar dan janji berupa uang sebesar Rp1,5 miliar oleh Jaksa KPK.

Uang tersebut disebut berasal dari Direktur PT CSA, Chandry Suanda alias Afung, serta dua orang swasta lainnya, Dody Wahyudi dan Zulfikar. Suap diberikan agar Nyoman Dhamantra membantu pengurusan Surat Persetujuan Impor bawang putih di Kemendag dan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) di Kementerian Pertanian untuk kepentingan Afung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini