Prabowo Subianto Menteri Paling Terkenal di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Fadel Prayoga, Okezone · Minggu 16 Februari 2020 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 16 337 2169364 prabowo-subianto-menteri-paling-terkenal-di-kabinet-jokowi-ma-ruf-GF9HpQ1HyX.jpg Prabowo Subianto (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menjadi pembantu presiden yang paling terkenal di Kabinet Indonesia Maju (KIM). Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indo Barometer.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan, tingkat kepopuleran Prabowo tinggi lantaran yang bersangkutan telah dua kali manjadi calon presiden dalam sebuah pesta demokrasi lima tahunan. Nilai popularitas Ketua Umum Partai Gerindra itu sebesar 18,4 persen.

Berada di posisi kedua, adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan nilai 10,6 persen dan peringkat ketiga Menteri BUMN Erick Thohir, yakni sebesar 8,2 persen.

Di posisi selanjutnya, ada Menko Polhukam Mahfud MD 7,9 persen, Mendikbud Nadiem Makarim 5,3 persen, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan 5,2 persen, Mendagri Tito Karnavian 5 persen, Kepala KSP Moeldoko 3,2 persen, Menteri KKP Edhy Prabowo 2,5 persen, serta Seskab Pramono Anung 2,2 persen.

"Jadi menteri paling terkenal, paling dikenal, adalah Prabowo. Saya kira wajar karena beliau adalah mantan calon presiden dua kali," kata di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2020).

Selain itu, lanjut dia, Prabowo pun mendapatkan predikat menteri dengan kinerja yang paling memuaskan. Di mana eks Danjen Kopassus itu memperoleh angka mencapai 26,8 persen. Kemudian, Sri Mulyani; 13,9 persen, Erick Thohir; 12,6 persen dan Menkopolhukam Mahfud MD; 7,3 persen.

"Jadi ada nama-nama yang tanpa dikenal, tapi begitu ditanya siapa terbaik, namanya muncul," ucap Qodari.

Baca Juga : Survei Indo Barometer: 70,1% Publik Puas dengan Kinerja Jokowi

Sekadar diketahui, Indo Barometer melakukan survei terkait 'Evaluasi Publik dan Isu-isu Nasional dalam 100 Hari Jokowi-Ma'ruf Amin' sejak 9 hingga 15 Januari 2020.

Survei tersebut dilaksanakan di 34 provinsi dengan melibatkan sampel sebanyak 1.200 responden. Adapun, margin of error 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini