nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Warga Papua Barat Turut Dipulangkan Usai Diobservasi di Natuna

Chanry Andrew S, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 09:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 15 337 2168844 9-warga-papua-barat-turut-dipulangkan-usai-diobservasi-di-natuna-ZC4nFCA3KX.jpg WNI dari China yang menjalani observasi di Natuna. (Foto: @KemenkesRI)

SORONG – Setelah diobservasi selama 14 hari di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, sebanyak 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Kota Wuhan di China akan dikembalikan ke daerah asalnya pada hari ini.

Di antara mereka ada sembilan warga asal Provinsi Papua Barat. Mereka dipastikan dalam kondisi sehat dan negatif dari virus korona. Kesembilan orang itu akan dipulangkan ke Kota Sorong di Papua Barat.

Baca juga: 17 Warga Sulsel Dipulangkan Usai Jalani Observasi di Natuna 

Kepala Perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat di Jakarta, Juliana Maitimu, mengatakan diharapkan pemulangan ini berjalan lancar. Kemudian ketika sampai di rumah masing-masing bisa langsung berbaur dengan warga sekitar sebagaimana biasa.

"Kami rapat itu memang sebenarnya dianjurkan untuk tidak diekspose kepulangan WNI ke daerah asal mereka. Tidak diekspose itu maksudnya agar tidak ada pengucilan, diskriminasi, ketika mereka kembali ke masyarakat," ungkapnya saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (15/2/2020).

Ia melanjutkan, terkait kondisi sembilan warga Papua Barat tersebut hingga kini dipastikan sehat dan dinyatakan negatif virus korona. Dia menjelaskan, pemerintah pusat hanya mengantisipasi para WNI agar tidak tertular virus korona.

"Memang mereka itu tidak sakit. nanti jangan sampai ada yang salah. Jadi begini, mereka itu mahasiswa di Wuhan, mereka itu tidak sakit dan tidak terkena infeksi (virus korona), sama sekali tidak. Cuma karena mereka ini warga Indonesia, maka diantisipasi oleh pemerintah pusat dipulangkan ke Indonesia. dipulangkan dengan cara mewaspadai supaya jangan sampai terinfeksi atau gimana. Diduga makanya diobservasi selama dua minggu di Natuna. Tetapi sebenarnya mereka tidak terinfeksi atau terkena virus, tidak sama sekali," tegasnya.

Baca juga: Pemprov Riau Pastikan 6 Warganya yang Diobservasi di Natuna Sehat 

Terkait kepulangan sembilan WNI asal Kota Sorong tersebut, jelas dia, tidak ada prosesi seremonial terkait penjemputannya.

"Jadi karena ada anjuran seperti itu, sehingga memang ketika kami akan antar pulang itu memang tidak ada yang diseremoni. Segala macam untuk penjemputan, karena memang kepulangan mereka ini ditutup, supaya mereka juga masuk sebagai warga/masyarakat biasa. Ini semua untuk mengantisipasi di sana (Sorong) ada hoaks lagi, berkembang jadi lain lagi. Nah, ini kan saya yang bertanggung jawab terhadap semua lagi. Jadi saya belum dapat memberikan informasi lengkap terkait kepulangan mereka," ungkapnya.

Kemudian terkait koordinasi dengan pihak keluarga, terang dia, pihaknya sama sekali belum ada kontak. Bahkan dengan yang bersangkutan, belum terjalin kontak juga.

"Nah, itu memang kita belum ada kontak dengan keluarga sama sekali, bahkan dengan yang bersangkutan pun belum, karena kami ini baru secara lembaga. Jadi nanti dari Natuna itu diantar langsung oleh BNPB pusat. Nanti mereka yang antar ke Jakarta. Sampai di Halim, pihak Kemendagri yang menerima. Dari Kemendagri baru diserahkan kepada pihak pemerintah provinsi. Dari Pemprov yang mengantar ke daerah," paparnya.

Baca juga: Pulang dari Natuna, Mahasiswi Asal Bekasi Akan Dijemput Orangtuanya 

Berdasarkan informasi dihimpun, kesembilan WNI asal Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, itu berstatus mahasiswa di China. Tujuh orang di antaranya kuliah di Universitas Yangzhe.

Terkait kepulangan sembilan WNI asal Sorong Papua Barat, pihak petugas Balai Kesehatan Karantina Bandara DEO Sorong telah melakukan kesiapan.

Koordinator Bidang Kesehatan Bandara DEO Sorong, Dokter Farida, mengatakan pihaknya selalu siap di bandar dalam pengawasan.

"Terkait petugas, kami siap selalu, karena kami tiap hari bertugas di bandara," ujar Dokter Farida melalui pesan singkat.

Baca juga: Usai Diobservasi, 238 WNI Dipulangkan 2 di Antaranya dari Bengkulu 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini