nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Minta Masyarakat Tak Berikan Stigma Negatif kepada WNI yang Diobservasi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 07:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 15 337 2168786 dpr-minta-masyarakat-tak-berikan-stigma-negatif-kepada-wni-yang-diobservasi-6ldCY4yT3e.jpg Anggota Komisi IX DPR, Saleh (foto: Sindo)

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah melakukan observasi 283 warga negara Indonesia (WNI), selama 14 hari di Natuna setelah dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China.

"Kita perlu mengapresiasi kerja pemerintah terkait observasi ini. Tidak terasa, waktu 14 hari telah berlalu. Syukur, semuanya dinyatakan sehat. Semoga hari ini mereka sudah bisa berkumpul bersama keluarga masing-masing," kata Saleh kepada Okezone, Sabtu (15/2/2020).

 Baca juga: Pulang dari Natuna, Mahasiswi Asal Bekasi Akan Dijemput Orangtuanya

Saleh mengatakan, pihaknya melihat bahwa prosedur observasi terhadap WNI yang baru pulang dari Wuhan sudah sesuai dengan standar WHO. Ia pun meminta publik tak memberikan stigma negatif kepada WNI usai menjalani rehabilitasi tersebut.

"Karena masa observasinya sudah selesai, tentu mereka sudah bisa dipulangkan ke keluarga masing-masing. Diharapkan, tidak ada stigma negatif yang dialamatkan kepada mereka," ujarnya.

Infografis WNI Observasi

 Baca juga: Besok, 17 Warga Sulsel Dipulangkan Usai Jalani Observasi di Natuna

Politisi PAN itu juga meminta pemerintah memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar para WNI yang dievakuasi dari Wuhan itu tidak mendapat stigma negatif lantaran mewabahnya virus korona.

"Upaya sosialisasi itu sudah dilakukan. Mungkin perlu lebih dimaksimalkan lagi. Terutama kepada masyarakat asal ke 283 orang tersebut. Dengan begitu, semuanya memiliki kesepahaman dan pandangan yang sama," imbuhnya.

Saleh juga meminta pemerintah daerah dari asal WNI tersebut bisa berperan maksimal agar mereka tak mendapat stigma negatif dari masyarakat.

"Pemerintah daerah tentu diharapkan perannya. Saya kira sudah mulai dilibatkan. Saya dengar, besok pada saat penjemputan di Halim perdana kusuma, pihak pemda juga sudah diminta hadir," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini