nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pulang dari Natuna, Mahasiswi Asal Bekasi Akan Dijemput Orangtuanya

Wisnu Yusep, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 22:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 14 337 2168737 pulang-dari-natuna-mahasiswi-asal-bekasi-akan-dijemput-orangtuanya-WMHMChqSbQ.jpg WNI di Natuna (Foto: Okezone)

BEKASI - Massa observasi terhadap 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, terkait wabah virus korona akan selesai pada Sabtu 15 Februari besok. Mereka akan dipulangkan dari Natuna, Kepulauan Riau setelah menjalani observasi selama 14 hari.

Dari 238 WNI yang menjalani obeservasi, salah satunya adalah warga Kabupaten Bekasi, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Husnia. Dia merupakan mahasiswi beasiswa Bahasa Mandarin di Central China Normal University (CCNU).

Baca Juga: Besok Peserta Observasi di Natuna Akan Diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta

Selama Wuhan, Husnia bersama sembilan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) lainnya. Suja (67) selaku orangtua mengaku sudah mendapatkan kabar mengenai kepulangan anaknya dari Natuna.

"Info terakhir anak saya Insya Allah besok dari Natuna dari pukul 12.00 WIB ke Halim dan minta dijemput di sana," kata Suja kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Grafis WNI diobservasi dari Natuna

Namun demikian, Husnia berpesan setibanya di rumah tidak ingin ada yang mengganggu. Termasuk dari media.

"Pesannya tadi cuma minta ke teman-teman media kalau besok datang jangan wawancarai dulu, karena lagi capai butuh istirahat," kata dia.

Dalam menyambut kepulangan anaknya dari Natuna, Suja tidak mempersiapkan acara khusus. Dia memperkirakan, anaknya akan sampai dari Natuna sekitar pukul 18.00-19.00 WIB.

"Paling sampai rumah kalau enggak habis Magrib atau Isya. Enggak ada acara, biasa-biasa saja," katanya.

Baca Juga: Cerita sang Kakak Tentang Adiknya yang Sempat Terisolasi di Wuhan

Dia memastikan kondisi anaknya sehat setelah menjalani proses observasi selama dua pekan, yang diberlakukan oleh pemerintah pasca-dipulangkan dari Wuhan.

"Alhamdulillah kondisinya baik, tapi memang saat tiba di Natuna itu sempat sakit, karena cuaca yang sebelumnya di Wuhan dingin menuju Indonesia menjadi cuaca panas jadi vertigo nya kambuh," kata dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini