nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wahyu Setiawan Klaim Kembalikan Uang Dugaan Suap Rp154 Juta ke KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 21:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 337 2168704 wahyu-setiawan-klaim-kembalikan-uang-dugaan-suap-rp154-juta-ke-kpk-Br8wVnTaRf.jpg Wahyu Setiawan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE) mengklaim telah mengembalikan uang sebesar 15.000 dollar Singapura atau sekira Rp154 Juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang yang dikembalikan itu diduga berkaitan dengan suap penetapan anggota DPR Pergantian Antar Waktu (PAW), Harun Masiku.

"Mas WSE menyerahkan bukti setoran pengembalian uang yang diterima di 17 desember, itu 15.000 SGD, dikonversi menjadi Rp154 juta. Artinya bahwa penerimaan 15.000 SGD itu aja tidak ada selain itu," kata kuasa hukum Wahyu Setiawan, Toni Akbar Hasibuan saat mendampingi kliennya memenuhi panggilan penyidik di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Toni Akbar mengamini bahwa uang yang diterima kliennya sebesar 15.000 dollar Singapura, berkaitan dengan proses penetapan anggota DPR PAW dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Oleh karenanya, kata Toni, pemanggilan Wahyu Setiawan pada hari ini hanya untuk memberikan bukti pengembalian uang ke KPK.

"Jadi gini, sepanjang ini memang uang itu diterima 15.000 SGD itu kaitan dengan penetapan anggota DPR RI terpilih versi PDIP, yang ada kaitannya dengan Saeful dan Agustiani Tio. Cuman kaitan dengan itu. Jadi tadi tak ada pemeriksaan apa-apa hanya pembuatan BAP penyitaan alat bukti 15.000 SGD," ucapnya.

Wahyu

Baca Juga: Pesan KPK ke Harun Masiku: Datanglah Baik-Baik

Sementara itu, Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengaku belum menerima update informasi pengembalian uang Wahyu Setiawan. Ia masih akan mengecek terlebih dahulu ke penyidik yang menangani Wahyu soal pengembalian uang itu.

"Kalau tentang itu, kami mohon maaf, perlu konfirmasi terlebih dahulu ya ke teman-teman penyidik. karena memang saya belum terkonfirmasi terkait itu ya. Jadi nanti akan saya infokan lebih lanjut," kata Ali Fikri dikonfirmasi terpisah.

Dalam konstruksi perkara yang dibeberkan KPK, Wahyu disebut telah menerima uang Rp200 juta dari mantan anggota Bawaslu yang juga orang kepercayaannya Agustiani Tio Fridelina di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan. Uang itu bagian dari Rp400 juta yang diterima Agustiani Tio dari kader PDIP Saeful Bahri dan kuasa hukum PDIP Donny Tri Istiqomah.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPR RI. Empat tersangka tersebut yakni, mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WSE), mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Kemudian, Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Harun Masiku (HAR) dan pihak swasta, Saeful (SAE). Wahyu dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

Namun, saat ini KPK baru menahan Wahyu Setiawan, Saeful, dan Agustiani Tio Fridelina. Sedangkan Harun Masiku, saat ini masih diburu oleh KPK. KPK sudah mendaftarkan Harun Masiku ke Polri sebagai buronan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini