nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Bentuk Satgas Khusus untuk Memburu Harun Masiku

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 18:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 337 2168620 kpk-bentuk-satgas-khusus-untuk-memburu-harun-masiku-DTWkcUVi3n.jpg Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta (foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk memburu buronan Harun Masiku. Satgas khusus itu, hingga kini masih mencari lokasi pasti keberadaan Harun Masiku.

"Kita sudah bentuk tim juga, satgas khusus, kita sudah keluarkan DPO, tapi sampai sekarang kita belum mendapatkan," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: KPK Panggil Kepala Sekretariat DPP PDIP Terkait Kasus Suap Wahyu Setiawan 

Sudah sekira satu bulan sejak ditetapkan tersangka, KPK diketahui belum juga bisa mengamankan Harun Masiku. KPK telah melakukan berbagai upaya untuk dapat menangkap tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR Pergantian Antar Waktu (PAW) tersebut.

Harun Masiku (Foto : KPU)	 

Upaya KPK diantaranya dengan meminta bantuan Polri. Kemudian mengajukan nama Harun Masiku dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), serta mencegahnya ke luar negeri. Namun memang, upaya tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Belakangan, KPK dikabarkan sudah mendeteksi keberadaan Harun Masiku. Alexander enggan membeberkan lokasi terkini Harun Masiku. Intinya, kata Alex, KPK sudah membentuk tim untuk menangkap Harun.

"Itu yang tidak bisa saya sampaikan. Yang jelas kita sudah memerintahkan, sudah membentuk satgas untuk mencari yang bersangkutan," ujarnya.

Harun Masiku merupakan mantan Caleg asal PDIP yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR oleh KPK. Ia lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020.

KPK menyebut Harun sempat terdeteksi keberadaannya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran, Jakarta Selatan, saat OTT dilancarkan. Namun, KPK kehilangan jejak saat akan mengamankan Harun Masiku.

Baca Juga: Kepala BIN Yakin Cepat Atau Lambat Harun Masiku Pasti Ditangkap 

Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE), Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE).

Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini