Kejagung Buka Peluang Pidana Korporasi dalam Kasus Jiwasraya

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 14 Februari 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 14 337 2168618 kejagung-buka-peluang-pidana-korporasi-dalam-kasus-jiwasraya-GtdViVCvLh.jpg PT Asuransi Jiwasraya (foto: Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA - Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah mengatakan pihaknya membuka peluang untuk menjerat korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di asuransi PT Jiwasraya (Persero).

“Bisa berpotensi. Makanya ini kan ada tahapan,” kata Febrie di Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Kasus Jiwasraya Rugikan Negara Rp17 Triliun 

Kementerian BUMN-Kemenkeu Godok Restrukturisasi Jiwasraya

Menurut Febrie, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan berkas kepada enam tersangka yang ada saat ini. Setelah itu baru penyidik melakukan kajian kembali untuk melakukan pencarian apakah ada pihak lain yang terlibat.

“Setelah itu tim penyidik melakukan kajian kembali untuk memetakan selain dari enam ini siapa yang terlibat. Apa sebatas enam apa masih ada yang bertanggung jawab,” tutur Febrie.

Sekadar informasi dalam kasus ini, penyidik Korps Adhyaksa telah menetapkan enam orang tersangka. Mereka yakni Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto; Komisaris PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat; Komisaris Utama PT Hanson Internasional Tbk, Benny Tjokrosaputro.

Kemudian mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan mantan Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Baca Juga: Kasus Jiwasraya, Kejagung Sudah Geledah 18 Lokasi

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini