nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Jiwasraya Rugikan Negara Rp17 Triliun

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 17:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 337 2168595 kasus-jiwasraya-rugikan-negara-rp17-triliun-08KqkRgzqI.jpg Ilustrasi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta (foto: Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut kerugian negara akibat kasus dugaan Korupsi di asuransi PT Jiwasraya (Persero) mencapai angka Rp17 triliun.

“Perkiraan kemungkinan sekitar angka 17 triliun,” ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah di kantornya, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Fraksi PKS Minta Pimpinan DPR Respons Usulan Pansus Jiwasraya 

Kementerian BUMN-Kemenkeu Godok Restrukturisasi Jiwasraya

Sebelumnya Kejagung menduga angka kerugian negara akibat kasus Jiwaraya berada diangka Rp 13,7 triliun. Febri mengaku belum bisa menjelaskan secara rinci terkait kenaikan angka kerugian itu.

“Tapi real di hitungan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) lah dia akan berkembang terus nanti,” tutur dia.

Selain itu, lanjut Febrie, Kejagung akan berkerjasama dengan BPK untuk melakukan audit kerugian negara ihwal dugaan korupsi di asuransi plat merah itu.

“Ini kan diaudit dengan bantuan BPK, nah kita nanti tunggu real terakhirnya lah. Tapi ini akan terus dilakukan perhitungan,” ucap dia.

Sebagaimana diketahui dalam kasus ini, penyidik Korps Adhyaksa telah menetapkan enam orang tersangka. Mereka yakni Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto; Komisaris PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat; Komisaris Utama PT Hanson Internasional Tbk, Benny Tjokrosaputro.

Kemudian mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan mantan Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Baca Juga: Kasus Jiwasraya, Kejagung Sudah Geledah 18 Lokasi

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini