nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPP: Terlalu Awal Simpulkan PAN Bergabung ke Pemerintah

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 07:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 14 337 2168207 ppp-terlalu-awal-simpulkan-pan-bergabung-ke-pemerintah-CWqiXoaTVu.jpg Sekjen PPP, Asrul Sani (foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani menilai, terlalu cepat untuk menyimpulkan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) akan bergabung menjadi partai yang berkoalisi dengan pemerintahan setelah terpilihnya Zulkifli Hasan sebagai ketua umum.

"Persoalan atau bergulirnya isu PAN masuk ke pemerintahan itukan berawal dari statmen Pak Zul, bahwa PAN opisisi itu akan rugi. Nah apakah dengan demikian itu isyarat bahwa PAN itu pingin bergabung dengan pemerintah kan terlalu awal juga untuk menyimpulkan demikian," kata Asrul, Jumat (14/2/2020).

 Baca juga: PKS Apresiasi Sikap PAN yang Dukung Jokowi Tanpa Minta Kursi Menteri

Menurut Asrul, merapatnya PAN ke pemerintah harus dimulai dengan pembicaraan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah itu, Jokowi juga harus membicarakannya dengan partai-partai koalisi pendukung soal keinginan PAN untuk mendukung jalannya pemerintahan.

"Jadi kita lihat dululah ya, supaya jelas. Saya yakin Pak Zul akan memperjelas ucapannya itu. Saat ini, menurut kami di PPP itu belum bisa disimpulkan bahwa PAN itu pingin masuk ke dalam koalisi pemerintahan," tutur Asrul.

 Baca juga: Gerindra Hormati Sikap PAN yang Mendukung Jokowi

Asrul tak mau berandai-andai terkait isu merapatnya PAN menjadi partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Pasalnya, Zuhas -sapaan akrabnya- juga belum menyatakan secara tegas keinginan PAN untuk menjadi partai koalisi.

"Jadi harus ditanyakan pada Presiden dan Pak Zul," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini