nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI Siapkan 4 Pesawat Jemput WNI yang Diobservasi Virus Korona di Natuna

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 17:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 13 337 2168011 tni-siapkan-4-pesawat-jemput-wni-yang-diobservasi-virus-korona-di-natuna-2TqMFfhcgd.jpg Pesawat Hercules TNI AU (Foto Twitter @_TNIAU)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyiapkan empat pesawat untuk pemulangan 285 warga Indonesia yang menjalani observasi kesehatan terkait virus korona di Natuna, Kepulauan Riau. Pemulangan dijadwalkan, pada Sabtu 15 Februari 2020, jika mereka dinyatakan sehat.

Keempat pesawat disiapkan TNI itu jadwal penerbangan, Sabtu pekan ini antara pukul 13.00-14.00 WIB. Sabtu nanti, masa observasi 14 hari WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China itu akan berakhir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga sudah menyiapkan tiket pesawat komersil bagi WNI yang akan kembali ke kampung halaman.

Kepala BNPB Doni Monardo dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kamis (13/2/2020), mengatakan, masing-masing perwakilan dari tiap daerah telah dikoordinasikan untuk mendampingi proses penjemputan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.wni natuna

WNI diobservasi di Natuna (Okezone.com/Angkasa)

"Kalau toh mereka akan pulang pada hari berikutnya yaitu hari Minggu, pemerintah juga sepakat memberikan bantuan biaya penginapan dan transportasi sehingga diharapkan saudara-saudara kita yang dari Wuhan ini tidak mengalami kesulitan untuk menuju ke kampung halamannya," kata Doni.

Baca juga: Panglima TNI: Observasi 238 WNI di Natuna Dinyatakan Sehat

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto menambahkan, total 285 orang yang akan dipulangkan, dengan 238 orang ialah WNI dari Wuhan dan sisanya termasuk para petugas kesehatan dan lainnya. Mereka semua diketahui berasal dari 29 provinsi di Indonesia.

"Paling banyak dari Jatim. Tapi yang perlu ditekankan bahwa mereka semua yang dipulangkan dalam keadaan sehat," pungkasnya yang kemudian diamini oleh Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan Kemenkes Pretty Multihartina.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini