nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Pastikan Eks ISIS Asal Indonesia Sudah Tak Punya Kewarganegaraan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 13:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 13 337 2167832 pemerintah-pastikan-eks-isis-asal-indonesia-sudah-tak-punya-kewarganegaraan-immrLCRJGI.jpg Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan 689 orang asal Indonesia bekas pengikut ISIS sudah tidak memiliki kewarganegaraan alias stateless. Apalagi, mereka telah membakar paspor dan meninggalkan Tanah Air atas keinginannya sendiri. 

"Sudah dikatakan stateless," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Moeldoko menjelaskan, mereka sendiri yang menyatakan tidak lagi berkewarganegaraan Indonesia. Ditambah, ada yang membakar paspor sehingga itu dapat menjadi indikator hilangnya kewarganegaraan para kombatan tersebut.

"Ya karena mereka sendiri yang menyatakan sebagai stateless. Pembakaran paspor adalah suatu indikator," ujar mantan Panglima TNI itu.

Baca Juga: Pakai Istilah ISIS Eks WNI, Istana: Presiden Jokowi Konsisten dengan UU Kewarganegaraan

Ilustrasi ISIS Foto: Istimewa

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan tidak akan memulangkan anggota ISIS eks Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam kelompok teroris lintas batas. Hal tersebut bertujuan untuk melindungi keamanan rakyat Indonesia.

Namun demikian, Jokowi belum menjelaskan lebih lanjut ihwal status kewarganegaraan 689 orang itu. Kepala Negara hanya menyebut mereka sebagai "eks WNI."

Istilah "eks WNI" yang digunakan Jokowi menuai tanya. Jika istilah itu yang digunakan, maka bisa dibilang 689 orang itu bukan lagi berkewarganegaraan Indonesia.

"Pemerintah tidak memiliki rencana untuk memulangkan orang-orang yang ada di sana, ISIS eks WNI," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Februari 2020.

Baca Juga: WNI Eks ISIS Ditolak Pulang ke Indonesia, PKS: Biarkan Mereka Ditangani PBB

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini