Kerusuhan di Rutan Kabanjahe, Ratusan Napi Dipindah dengan Pengawalan Ketat

Sindonews, Sindonews · Kamis 13 Februari 2020 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 13 337 2167669 kerusuhan-di-rutan-kabanjahe-ratusan-napi-dipindah-dengan-pengawalan-ketat-Alm4LWGDIa.jpg Kerusuhan terjadi di Lapas Kabanjahe, Sumut. (Foto: Istimewa)

KARO – Ratusan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kabanjahe Jalan Bhayangkara Kawasan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) dipindahkan ke empat rutan dan lembaga pemasyarakatan (lapas) yang ada di Sumut, Rabu 12 Februari 2020 malam. Hal ini dilakukan pasca-kerusuhan berujung pembakaran oleh narapidana (napi) di rutan ini.

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut dibantu Polda dan TNI secara berangsur memindahkan ratusan napi tersebut.

"Dari hasil periksaan kita, ada tiga sel yang bisa dihuni dan akan segera akan diperbaiki dibersihkan malam ini. Untuk menempati yang 142 napi atau tahanan yang belum selesai proses sidangnya. Sementara sisanya akan dipindahkan atas petunjuk Bapak Kanwil Kemenkumham," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar kepada wartawan, Rabu malam.

Hasil pemeriksaan sementara, kerusuhan membuat bangunan ikut terbakar dan hanya tiga ruang atau sel yang masih bisa dipergunakan. "Ruang hunian yang tidak terbakar," ujarnya.

Foto: Istimewa

Sisanya, warga binaan yang sudah memiliki keputusan inkrah akan dipindahkan ke lapas dan rutan di Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Humbang Hasunduta dan Sidikalang. Pemindahan tersebut dilakukan sembari Rutan Kabanjahe kembali dibagun usai kerusahan.

"Sedangkan yang masih dalam persidangan 142 tahanan, kita upayakan masih berada di Polres dan Polsek-Polsek sekitar sembari tiga ruagan diperbaiki dan dibersihkan dalam tempo 2 atau 3 hari baru bisa kembalikan," pungkasnya.

Baca juga: Kerusuhan di Rutan Kabanjahe Diprovokasi Napi Narkoba

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kerusuhan dipicu sikap warga binaan menolak petugas merazia narkoba. Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Rika Aprianti menjelaskan, kerusuhan terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

Saat itu, warga binaan berteriak-teriak dari dalam blok kamar hunian. Melihat kejadian itu, petugas mencoba menenangkan warga binaan. Namun bukannya tenang, warga binaan justru menyerang petugas. Kerusuhan pun tak terelakan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini