Harga Bawang Putih Melonjak, Mentan Minta Masyarakat Tak Panik

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 13 Februari 2020 04:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 13 337 2167634 harga-bawang-putih-melonjak-mentan-minta-masyarakat-tak-panik-3dQ8vI82NI.jpg Ilustrasi Bawang Putih (Foto: Okezone)

PASURUAN - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta masyarakat tak panik akan adanya kelangkaan bawang putih di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini disebut Syahrul Yasin karena stok bawang putih masih aman dalam tiga bulan ke depan.

Menurutnya, kelangkaan bawang putih ini disebabkan karena kepanikan pasar akibat wabah virus covid-19.

"Sebenarnya potensi yang kita miliki cukup bertahan dua sampai tiga bulan ini, tanpa impor," ungkap Syahrul Yasin Limpo, saat panen raya padi di Nguling, Kabupaten Pasuruan, Rabu 12 Februari 2020.

Ia menambahkan sebagai negara tropis Indonesia disebut memang memiliki keterbatasan pada komiditi bawang putih. Namun di sisi lain Indonesia punya kekayaan komiditi lain seperti bawang merah.

"Jadi bawang putih itu tanaman subtropis. Indonesia ini kan negara tropis, sehingga kita butuhkan," imbuhnya.

Bawang

Baca Juga: Antisipasi Virus Korona, 20 Ton Bawang Putih Asal China Disita Petugas

Pihaknya memastikan meski ada pembatasan ekspor dan impor antara China dan Indonesia akibat virus korona. Namun ia memastikan hal itu tak berlaku dalam impor dan ekspor komiditi hortikultura, sebab virus korona tidak menular melalui tumbuhan.

"Yang menjadi keseriusan kita melalukan bio-security atau pengawasan yang ketat adalah hewan, yang lain tidak. Hortikultura tidak," tuturnya.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta distributor bawang putih tak menimbuk stok yang dimilikinya.

"Kita minta jangan ditimbun. Kami sudah perintahkan satgas pangan turun mengecek ketersediaan bawang putih di gudang," pungkasnya.

Sebagai informasi harga bawang putih di sejumlah daerah mengalami kenaikan, di Jawa Timur misalnya rata-rata di pasar tradisional harga bawang putih menyentuh angka Rp50.000 per kilogramnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini