Share

PBNU Sepakat WNI Eks ISIS Tidak Perlu Dipulangkan

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 12 Februari 2020 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 337 2167524 pbnu-sepakat-wni-eks-isis-tidak-perlu-dipulangkan-4gRcL5U35V.jpg ilustrasi

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkah pemerintah untuk tidak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS ke Tanah Air. Pasalnya, mereka dianggap sudah melanggar hukum di dua negara.

"Ya bagus lah, wong mereka sudah melanggar hukum di dua negara, negara asal maupun negara tujuan," kata Ketua PBNU Marsudi Syuhud kepada Okezone, Selasa (12/2/2020).

Marsudi menerangkan para WNI yang membelot ke ISIS sudah jelas melanggar hukum. Pertama, mereka tidak mengakui negara Indonesia sebagai negara asal dan melakukan peperangan di negara tujuan yang berdaulat.

"Karena dia memerangi negara (Syira) berdaulat, kemudian mereka membakar paspor mereka, dan sudah tidak mengakui lagi Indonesia sebagai negaranya," ungkapnya.

Marsudi juga meminta pemerintah agar tidak memberikan perlindungan hukum kepada para WNI eks ISIS apabila mereka dihukum di negara lain.

"Jadi dibiarkan saja, karena hukum itu universal," tuturnya

Baca Juga : Jokowi Tegaskan Pemerintah Tak Akan Pulangkan Anggota ISIS Eks WNI

Karena itu, PBNU menilai pemulangan WNI eks ISIS lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. "Jadi kalau NU itu melihat sesuatu lebih besar mana, mudharatnya apa manfaatnya? Nah, ini lebih berat mudharatnya," tutupnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini