Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleransi

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 12 Februari 2020 19:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 337 2167506 presiden-jokowi-perintahkan-kapolri-tindak-tegas-pelaku-intoleransi-QmuUxwfNVK.jpg Presiden Joko Widodo (foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya menindak tegas pelaku intoleransi. Hal itu dikatakannya merespons peristiwa penolakan renovasi gereja di Kabupaten Karimun, Riau, serta perusakan musala di Minahasa Utara.

"Tadi juga sudah saya perintahkan kepada Menkopolhukam, Kapolri, untuk menjamin terlaksananya kebebasan dalam beribadah dan menindak tegas kelompok-kelompok atau masyarakat yang mengganggu berjalannya sesuai dengan jaminan konstitusi yang saya sampaikan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga: Penolakan Rumah Ibadah di Minahasa Utara, 6 Orang Jadi Tersangka 

Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28

Jokowi tidak ingin praktik intoleransi terus terjadi. Pemerintah daerah (Pemda) semestinya bisa menyelesaikan polemik ini. Namun, Kepala Negara melihat tidak ada pergerakan dari para punggawa di daerah. Dengan begitu, pemerintah pusat mesti turun tangan.

"Jangan sampai intoleransi ada. Mestinya daerah bisa menyelesaikan ini, tapi saya lihat karena tidak ada pergerakan di daerah jadi saya perintahkan Menko Polhukam dan kapolri tegas ini harus diselesaikan," jelasnya.

"Baik yang berkaitan dengan gereja yang ada Karimun Tanjung Balai, maupun masjid yang ada di Minahasa Utara, harus dirampungkan karena jadi preseden yang tidak baik bisa menjalar ke daerah lain," sambung Jokowi.

Mahfud MD Bicara Surat Pencekalan terhadap Habib Rizieq Shihab

Baca Juga: Polisi-TNI Pastikan Minahasa Utara Damai Pasca-Salah Paham Penolakan Rumah Ibadah 

Konstitusi, kata Jokowi, telah menjamin kemerdekaan setiap warga untuk memeluk agama dan beribadah sesuai dengan kepercayaannya. Karena itu, hal tersebut mesti dilindungi.

"Jelas itu konstitusi kita memberikan payung kepada seluruh masyarakat," tutup Jokowi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini