nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkumham: Kami Segera Laporkan Hasil Investigasi Harun Masiku

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 17:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 12 337 2167465 menkumham-kami-segera-laporkan-hasil-investigasi-harun-masiku-dGvS1z6apD.jpg Menkumham Yasonna H Laoly (Okezone.com/Arie DS)

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan tim independen segera menyelesaikan investigasi terkait keterlambatan informasi kepulangan buronan KPK Harun Masiku. Tim akan mengungkapkan hasil penelusurannya itu ke publik.

“Dalam waktu dekat akan kami laporkan (hasil investigasi),” kata Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Yasonna tak menjelaskan secara detail kapan hasil investigasi soal Harun Masiku yang merupakan tersangka kasus suap proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu dibeberkan ke publik.

“Selambat-lambatnya 30 hari,” kata Yasonna yang merupakan politikus PDIP.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sudah membentuk tim independen dengan mengajak Ombudsman mengusut keterlambatan serta kesimpangsiuran data terkait kepulangan Harun Masiku ke Indonesia.Harun Masiku

Harun Masiku lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020. Semula dikabarkan dia di luar negeri. Belakangan diketahui eks calek PDIP itu sudah berada di Tanah Air.

Imigrasi bahkan mengakui kalau Harun Masiku sudah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari 2020. Imigrasi saat itu mengakui terlambat menginput data. Buntut dari itu, Menkumham mencopot Ronny Franky Sompie dari Dirjen Imigrasi dan Jhoni Ginting sebagai pengganti Pelaksana Harian Dirjen Imigrasi.

Baca juga: KPK Sempat Deteksi Harun Masiku di PTIK saat OTT, tapi Kehilangan Jejaknya

Jhoni diminta untuk mengusut keterlambatan serta kesimpangsiuran data terkait kedatangan Harun Masiku ke Indonesia lewat tim independen.

"Kita turun ke sana, kita audit dia punya IT-nya sama petugasnya, di mana letak-letak yang 12 hari jeda itu," ujar Jhoni saat berbincang dengan Okezone, Rabu 29 Januari 2020.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini