nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harun Masiku Masih Berkeliaran Bebas, Ini Kata Polri

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 12 Februari 2020 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 12 337 2167342 harun-masiku-masih-berkeliaran-bebas-ini-kata-polri-uMmOOvbrBr.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono (foto:Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pemburuan terhadap tersangka suap dugaan kasus pergantian antar waktu (PAW) eks caleg PDIP, Harun Masiku.

Kata Argo, pihaknya telah mengirimkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Harun Masiku ke seluruh Polda dan Polres di Indonesia.

"Surat dari KPK sudah menerbitkan surat dari DPO-nya. Sudah dikirimkan ke semua Polda dan Polres. Inilah wujud dari keseriusan Polri untuk membantu KPK," kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (12/2/2020).

 Baca juga: KPK Panggil Sekretaris KPU Provinsi Papua Barat Terkait Harun Masiku

Kata Argo, Polri hanya membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memburu Harun Masiku. Menurut dia, kasus yang sama juga pernah dilakukan Korps Bhayangkara seperti memburu tersangka masus Wisma Atlet, M. Nazaruddin, hingga tersangka kasus e-KTP, Miryam S Haryani.

"Intinya polisi serius membantu dan leading sektornya ada di KPK. Kita polisi membantu," tutur dia.

 Baca juga: DPR Setuju I Dewa Raka Sandi Jadi Komisioner KPU Gantikan Wahyu Setiawan

Argo hanya menjawab singkat saat ditanya apakah Polri sudah mengetahui posisi tersangka penyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan tersebut.

"Ya ini sudah kita cari ya. Kita (hanya) membantu," singkatnya.

Sebelumnya, Polri telah memburu Harun Masiku mulai dari kediamannya hingga ke lokasi-lokasi yang biasa disinggahi oleh Harun. Namun, hasil perburuan Harun Masiku itu masih nihil. Argo menegaskan, Polri akan langsung menyerahkan Harun Masiku ke KPK bila telah tertangkap.

"Tentunya di rumahnya pun kita cari tidak ada, di tempat yang lain yang sering dikunjungi tidak ada dan semuanya di tempat saudaranya sudah tidak ada. Semua masih berjalan dan tentunya nanti kalau misalnya dia sudah ditangkap kita serahkan kepada KPK," kata Argo. 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini