BNN Sarankan Mahasiswa Jambi KKN di Kampung Rawan Narkoba

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 12 Februari 2020 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 337 2167261 bnn-sarankan-mahasiswa-jambi-kkn-di-kampung-rawan-narkoba-o1sTxO3RII.jpg Kepala BNN Komjen Heru Winarko. (Foto: Dok Biro Pers Setpres)

JAMBI – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko mengajak para mahasiswa berperan serta melakukan upaya dan kegiatan positifnya melalui kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah rawan narkoba atau "kampung narkoba".

"Kami sarankan KKN di kawasan rawan narkoba agar mahasiswa ikut berperan memberikan pesan bahaya narkoba kepada masyarakat," ungkapnya di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Jambi di Aula Rektorat UNJA, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Kepala BNN Ungkap Adanya 31 Kampung Narkoba di Jambi 

Baginya, peran kampus dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) juga bisa dioptimalkan dalam bidang penelitian.

"Saya berharap UNJA bisa dijadikan mitra BNN dalam melakukan penelitian angka prevalensi penyalahgunaan narkoba, terutama untuk di wilayah Jambi," katanya.

Ia melanjutkan, supaya upaya perguruan tinggi dalam P4GN kian maksimal, BNN memberikan dukungan berupa modul antinarkoba yang nantinya bisa disampaikan oleh dosen kepada mahasiswa.

"Kami dorong juga agar rektor UNJA aktif dalam ARTIPENA atau Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti-Penyalahgunaan Narkoba sehingga bisa menggandeng rektorat dari perguruan tinggi lainnya di Provinsi Jambi untuk aktif dalam kegiatan P4GN," imbuh Heru.

Baca juga: Operasi Antinarkotika di Gianyar, 2 Pengedar dan 2 Pengguna Narkoba Diringkus 

Di samping itu, kata dia, saat ini narkoba sudah mengancam kalangan milenial sehingga cara-cara kreatif pun sangat dibutuhkan.

"Kami (BNN) telah meluncurkan platform digital yaitu REAN atau Rumah Edukasi Antinarkoba di mana anak-anak muda bisa menyalurkan potensinya, baik dalam bentuk vlog, atau konten kreatif lainnya tentang materi anti narkoba," tutur Heru.

Sementara Rektor Universitas Jambi Prof Dr Sutrisno mengatakan bahwa proteksi generasi muda, termasuk mahasiswa, sangat penting mengingat generasi muda merupakan bonus demografi yang akan menjadi calon pemimpin masa depan.

"Kata kuncinya adalah untuk SDM yang unggul, tentu harus sehat baik jasmani dan juga rohani serta memiliki karakter," katanya.

Baca juga: Bandar Sabu Ditangkap di Rumahnya Tanpa Perlawanan 

Selanjutnya dia berharap agar dengan kedatangan Kepala BNN RI di kampusnya dapat memberikan pencerahan tentang betapa bahayanya narkoba kepada mahasiswa yang terdiri dari berbagai fakultas yang ada di UNJA.

"Ilmu yang dipetik hari ini dari pemaparan Kepala BNN RI bisa ditularkan kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya yang tidak berkesempatan hadir saat ini," jelasnya.

Baca juga: Bareskrim Polri Bongkar Peredaran 59 Kilogram Sabu di Riau 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini