DPR Apresiasi Keputusan Pemerintah Tidak Akan Pulangkan WNI Eks ISIS

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 12 Februari 2020 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 337 2167111 dpr-apresiasi-keputusan-pemerintah-tidak-akan-pulangkan-wni-eks-isis-BwZ0Xl6hZm.jpg Ilustrasi terorisme. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani memberikan apresiasi terhadap keputusan pemerintah yang tidak akan memulangkan ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS ke Tanah Air.

"Apresiasi kepada pemerintah yang telah membuat jelas dan tegas keputusannya menyangkut wacana yang berkembang belakangan ini sehingga diharapkan tidak lagi menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat," katanya kepada Okezone, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Pemerintah Putuskan Tak Pulangkan Ratusan WNI Eks ISIS 

Menurut dia, keputusan yang diambil pemerintah tentu berdasarkan kajian mendalam dan komprehensif terkait beragam aspek menyangkut pemulangan mereka.

"Aspek manfaat dan mudarat tentu sudah ditimbang saksama oleh pemerintah, utamanya menyangkut perlindungan 260 juta rakyat Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Pemerintah Khawatir WNI Eks ISIS Jadi "Virus" Jika Dipulangkan 

Meski enggan memulangkan ratusan WNI eks ISIS ke Indonesia, politikus Partai Golkar ini berpesan agar pemerintah tetap melakukan pemantauan keberadaan mereka melalui perwakilan RI di Suriah dan Turki. Data terakhir menyebutkan bahwa ada sekira 689 WNI terafiliasi ISIS berada di Suriah dan Turki.

"Kami yakin pemerintah memiliki opsi lain yang lebih tepat untuk mengatasi persoalan ini tanpa merugikan negara dan utamanya tanpa mengusik rasa aman seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Diketahui sebelumnya pemerintah memutuskan tidak akan memulangkan ratusan WNI mantan pengikut ISIS atau teroris pelintas batas (foreign terrorist fighters/FTF) dari Timur Tengah. Keputusan itu diambil dalam rapat kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Selasa 11 Februari 2020.

"Pemerintah tak ada rencana memulangkan teroris, tidak akan memulangkan FTF ke Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di sela paripurna.

Baca juga: Ketua MPR Dukung Keputusan Pemerintah Tak Pulangkan Eks ISIS ke Indonesia 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini