nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenag Minta Maaf soal Pejabat Muslim Jadi Plt Dirjen Bimas Katolik

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 12:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 11 337 2166609 kemenag-minta-maaf-soal-pejabat-muslim-jadi-plt-dirjen-bimas-katolik-mYXHVn4QZs.jpg Kementerian Agama RI (Okezone)

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI akhirnya meminta maaf perihal polemik pejabat Muslim mengisi jabatan Plt Dirjen Bina Masyarakat (Bimas) Katolik. Menteri Agama Fachrul Razi akan menunjuk Plt Bimas Katolik dan Plt Irjen dari internal unit kerja masing-masing.

Plt Dirjen Bimas Katolik saat ini dijabat M Nur Kholis Setiawan yang merupakan seorang Muslim. Sedangkan Plt Irjen dibajabat oleh Dirjen Bimas Kristen.

Nur Kholis Setiawan yang merupakan Sekretaris Jenderal Kemenag mengaku kurang cermat terkait adanya Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 2/SEA/1/2019 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian, yang membolehkan pejabat Eselon II sebagai Plt Pejabat Eselon I, sehingga khilaf dan kurang tepat saat memberikan masukan kepada Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama.

Nur Kholis mengaku masih terpaku pada pertimbangan administrasi keuangan tentang tidak dimungkinkannya rangkap jabatan antara Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM).menag

Menag Fachrul Razi (Okezone)

"Saya mohon maaf atas semua kekhilafan tersebut," kata Nur Kholis Setiawan seperti dikutip Okezone dari keterangan resmi di website Kemenag RI, Selasa (11/2/2020).

"Selasa, 11 Februari 2020, segera ada surat perintah baru untuk Plt Dirjen Bimas Katolik dan Plt Irjen dari internal unit kerja dengan merujuk kepada SE BKN Nomor 2/SEA/1/2019 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian," lanjutnya.

Baca juga: Plt Dirjen Bimas Katolik Diisi Muslim, Ini Penjelasan Menag

Sebelumnya penunjukan Nur Kholis yang merupakan pejabat beragama Islam sebagai Plt Dirjen Bimas Katolik menuai polemik. Masyarakat di media sosial menyorot persoalan ini dan menilai sebagai tindakan diskriminasi.

Dirjen Bimas Katolik sebelumnya dijabat oleh Eusabius Binsasi. Namun, sejak Juli 2019, Eusabius memasuki usia pensiun. Menag akhirnya menunjuk Dirjen Bimas Islam Prof Muhammadiyah Amin sebagai Plt Dirjen Bimas Katolik.

Namun, belakangan Muhammadiyah Amin sakit-sakitan. Untuk mengisi kekosongan, maka Nur Kholis ditunjuk jadi Plt Bimas Katolik.

Wakil Menag Zainut Tauhid Saadi mengatakan penunjukan Nur Kholis sebagai Plt Dirjen Bimas hanya sementara untuk mengisi kekosongan jabatan itu. “Sampai ada pejabat yang baru secara definitif," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin kemarin.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini