nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pimpinan KPK Terus Perintahkan Tim Cari Keberadaan Harun Masiku

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 11 Februari 2020 06:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 11 337 2166458 pimpinan-kpk-terus-perintahkan-tim-cari-keberadaan-harun-masiku-6WU3my3Q2Q.jpg ilustrasi

JAKARTA - Tersangka kasus suap sekaligus eks caleg PDIP Harun Masiku hingga kini masih belum diketahui keberadannya. Pasca-penetapannya sebagai tersangka pada 9 Januari 2020 lalu, pihak kepolisian maupun KPK masih belum bisa menemukan lokasi Harun.

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan saat ini pimpinan KPK kembali memerintahkan kepada tim untuk terus mencari keberadaan Harun Masiku.

"Hari ini yang kami ketahui dari pimpinan juga memerintahkan untuk terus mencari keberadaan yang bersangkutan dan menangkapnya. Tadi sudah disampaikan kepada tim, sementara belum ada update," kata Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (11/02/2020).

Harun Masiku (Foto : KPU)

Meski belum bisa menemukan lokasi Harun, Ali mengklaim tidak ada kendala dalam proses perburuan buronan kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 yang menyeret komisioner KPU tersebut.

"Tidak ada kendala, karenakan belum tahu dia ada dimana kalau ada ya langsung tangkap. Terakhirkan penyidik menyebarkan seluruh DPO ke seluruh Indonesia," ungkapnya.

Ali juga tidak bisa menjelaskan terkait apakah sudah ada lokasi yang dicurigai menjadi tempat persinggahan Harun. Sebab hal itu bisa mengganggu proses pencarian.

Baca Juga : KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Korupsi Proyek di Solok Selatan

"Kalau mengenai tempatnya, daerahnya dimana, tentu kami tidak bisa sampaikan. Kami terus bergerak untuk mencari tetapi daerahnya dimana kami sedang posisi dimana untuk mencari yang bersangkutan kami tidak bisa menyampaikan pada rekan-rekan semua," tukasnya.

Dalam kasus ini sendiri, KPK telah menetapkan empat orang aebagai tersangka yakni mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WSE) dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF). Sedangkan sebagai pemberi, yaitu Harun Masiku dan Saeful (SAE) dari pihak swasta.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini