Perkara Inkrah, Mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan Dieksekusi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 10 Februari 2020 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 337 2166384 perkara-inkrah-mantan-bupati-lampung-selatan-zainuddin-hasan-dieksekusi-X6ZLh25zAk.jpg Zainuddin Hasan (foto: ist)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan setelah perkara korupsinya dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Adik Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) tersebut dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Bandar lampung.

"Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan kemarin, hari Kamis, 6 Februari 2020 telah dilakukan eksekusi setelah kami menerima putusan dari Mahkamah Agung," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

 Baca juga: Terbukti Korupsi, Adik Zulkifli Hasan Divonis 12 Tahun Penjara

KPK melakukan eksekusi terhadap Zainuddin Hasan setelah kasasi mantan Bupati Lampung Selatan itu ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Zainuddin bakal mendekam di Lapas Klas 1 Bandar Lampung selama 12 tahun sesuai dengan putusan MA.

"Berdasarkan putusan Mahkamah Agung dengan Perkara No. 113 K/Pid.SUS/2020 yang menjatuhkan pidana penjara 12 tahun, pidana denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan, uang pengganti Rp 66.772.092.145 subsider 2 tahun penjara," kata Ali.

Sekadar informasi, MA menolak kasasi Zainuddin Hasan. MA memvonis Zainuddin Hasan bersalah karena melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

 Baca juga: KPK Eksekusi 2 Terpidana Suap Proyek PUPR di Lampung Selatan ke Lapas Sukamiskin

Zainuddin diganjar hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 5 bulan kurungan. Hakim juga mewajibkan Zainuddin untuk membayar uang pengganti sebesar Rp66 miliar.

Jika ia tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya akan disita Jaksa KPK untuk dilelang dan disetor ke negara. Bila harta bendanya masih kurang, maka hukuman Zainuddin akan ditambah selama 18 bulan penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini