nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Kembali Pulangkan 21 WNI dari China

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 18:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 10 337 2166306 pemerintah-kembali-pulangkan-21-wni-dari-china-9LGXA6ZDtA.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun mengatakan, memfasilitasi kepulangan 21 orang warga negara Indonesia (WNI) dari China. Namun, puluhan WNI tersebut bukan berasal dari Hubei, Wuhan, yang menjadi pusat penyebaran virus korona.

Hal tersebut diungkapkan Djauhari saat telekonferensi dengan Pelaksana Tugas Deputi V Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani dan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah. Telekonferensi digelar di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/2/2020).

"Pagi tadi sekitar 9.30 kita baru memfasilitasi juga bersama-sama dengan pemerintah daerah terkait memulangkan 21 orang dari airport Beijing, belum yang di airport-airport lainnya. Mudah-mudahan sore ini sudah tiba di Jakarta," kata Djauhari.

Baca Juga: Cegah Virus Korona, Wapres Ma'ruf: Jaga Kebersihan Lingkungan

Djauhari menuturkan, WNI yang berada di China daratan hingga saat ini berjumlah 1.890 orang. Jumlah ini turun signifikan karena per Desember 2019, jumlah WNI masih sekitar 16.500-an.

"Jadi, sejak kita KBRI dan KJRI mengeluarkan imbauan agar adik-adik mahasiswa melanjutkan liburnya di Tanah Air itu rupanya didengar oleh mereka sehingga mereka banyak kembali berlibur ke Indonesia," ujarnya.

Ilustrasi virus korona Foto Istimewa

Menurut Djauhari, dari total 1.890 WNI di China daratan, 722 orang berada di Beijing, 841 orang di Shanghai, dan 327 orang di Guangzhou. Kondisi mereka terpantau sehat karena tidak berada di daerah isolasi, yakni Wuhan.

"Kita pantau terus," imbuhnya.

Juru Bicara Kemenlu RI, Teuku Faizasyah mengatakan, 21 orang WNI yang pulang ke Tanah Air sudah menjalani proses pemeriksaan kesehatan di China sesuai standar protokol nasional dan internasional.

"21 orang yang akan pulang, saya garis bawahi adalah mereka sudah menjalani proses pemeriksaan di Tiongkok, mereka berangkat dari Chna daratan di wilayah yang tidak mengalami isolasi dan mereka sudah menjalani proses pemeriksaan kesehatan dan mendapat sertifikasi sehat dan dengan demikian diizinkan terbang meninggalkan Tiongkok," kata dia.

Saat tiba di Tanah Air, akan ada satu proses oleh Kementerian Kesehatan yang diberlakukan serupa dengan prosedur lainnya. Baca Juga: WNI Negatif Virus Korona, Kemenkes: Kalau Suspect Tidak Boleh Melintas Antarnegara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini