Share

70 Tahun Indonesia-Australia, Presiden Jokowi: Harus Diperkokoh hingga Satu Abad

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 10 Februari 2020 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 337 2166261 70-tahun-indonesia-australia-presiden-jokowi-harus-diperkokoh-hingga-satu-abad-eNbuApqKqw.jpg Jokowi saat berpidato di Gedung Parlemen Australia. (Foto: Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hubungan Indonesia dengan Australia yang sudah berlangsung selama 70 tahun harus terus dijaga dan diperkokoh. Kedua negara harus mempersiapkan diri agar kemitraan kedua negara bisa mencapai 100 tahun. Bukan hanya kemitraan antarpemerintah dan parlemen, tetapi juga antara rakyat kedua negara.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya di Parlemen Australia, Canberra, Senin (10/2/2020). Pidato Jokowi disaksikan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, senator Scott Ryan, dan sejumlah senator serta anggota parlemen lainnya. Mereka memberikan tepuk tangan meriah atas pidato tersebut.

Apalagi tiga dekade ke depan dunia diprediksi semakin dipenuhi dengan ketidakpastian. Jika tren yang terlihat saat ini terus berlanjut, dunia akan terdisrupsi, situasi geopolitik dan geoekonomi semakin berat, stagnansi pertumbuhan ekonomi bahkan resesi ekonomi dunia juga sulit dihindari. Dikhawatirkan nilai demokrasi dan kemajemukan akan termarginalkan.

(Foto: Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

"Di tengah berbagai tantangan tersebut, Indonesia dan Australia harus fokus pada upaya peningkatan kemitraan," ucap Jokowi sebagaimana dikutip dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Dalam pandangan Presiden Jokowi, 70 tahun bukanlah waktu yang sebentar. “70 tahun adalah masa platinum. Platinum persahabatan tersebut harus kita perkokoh terus dengan bersama-sama mempersiapkan agar kemitraan Indonesia dan Australia berumur 100 tahun," harapnya.

Menurutnya, pada 2050, saat di mana kemitraan kedua negara mencapai usia satu abad, Indonesia dan Australia akan bertransformasi menjadi pemain besar di kawasan dan dunia. Indonesia sendiri diperkirakan akan menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dengan PDB sekitar 10,5 triliun USD.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini