Dirjen Bimas Katolik Diisi Pemeluk Agama Islam, Ini Penjelasan Menag

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 10 Februari 2020 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 337 2166247 dirjen-bimas-katolik-diisi-pemeluk-agama-islam-ini-penjelasan-menag-9FVw48LB6U.jpg Menteri Agama Fachrul Razi (Foto: Okezone/Dede Kurniawan)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menjelaskan polemik penunjukkan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Katolik Kementerian Agama yang dijabat Nur Kholis Setiawan. Namun, Kholis Setiawan merupakan pemeluk agama Islam.

Fachrul menjelaskan, alasannya menunjuk Kholis Setiawan karena tak ada PNS Eselon I di Kemenag yang beragama Katolik. Sehingga dirinya menunjuk Nur Kholis Setiawan untuk menjadi pejabat sementara.

"Ya kan selevel, kan ada aturannya. Ya katakanlah enggak boleh jabatan jenderal diisi mayor, enggak boleh diisi selevel cuma itu. Enggak ada (Eselon I beragama Katolik)," kata Fachrul di DPR, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Baca Juga: Menag Sebut Omnibus Law Akan Permudah Masyarakat Berwakaf

Menag Fachrul Razi

Fachrul Razi menegaskan, kalau pihaknya akan menggelar lelang jabatan terkait posisi Dirjen Bimas Katolik. Saat ini, masih menyusun tim untuk mencari sosok yang tepat mengisi jabatan tersebut.

"Nanti kan ada prosedurnya, itu melalui lelang jabatan, enggak bisa kosong, harus kita isi. Lelang jabatan sudah dibentuk timnya, mungkin saya kira minggu depan sudah dilakukan. Enggak bisa kan sekarang enggak bisa model kosong isi kosong isi, enggak bisa gitu. Kita kasih pejabat sementara baru nanti ada lelang jabatan," ujarnya.

Lelang jabatan tersebut, kata Fachrul Razi, hanya boleh diikuti PNS Eselon I yang beragama Katolik. "Sudah jelas dong, yang bukan agama Katolik gak boleh ikut ya," kata Fachrul.

Baca Juga: Hasil Survei KUB 2019, Kemenag: Semua Daerah Rukun dan Toleran

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini