nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Virus Korona, Wapres Ma'ruf: Jaga Kebersihan Lingkungan

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 10 337 2166187 cegah-virus-korona-wapres-ma-ruf-jaga-kebersihan-lingkungan-GgwaZ9nArD.jpg Wapres RI Maruf Amin (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wabah virus Korona masih menghantui beberapa negara di dunia termasuk Indonesia. Apalagi, organisasi kesehatan dunia alias World Health Organization (WHO) juga sudah menetapkan jika dunia saat ini waspada Korona.

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin mengatakan, wabah virus Korona ini perlu disikapi secara waspada oleh masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan menjaga pola makan dan hidup sehat serta menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih.

"Lebih dari itu, kita juga tetap perlu meningkatkan kewaspadaan kita dengan melakukan tindakan pencegahan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, serta makanan yang dikonsumsi dan menjalankan pola hidup sehat," kata Wapres Ma'ruf di Karawang, Jawa Barat, Senin (10/2/2020).

 Baca juga: WNI Negatif Virus Korona, Kemenkes: Kalau Suspect Tidak Boleh Melintas Antarnegara

Menurut Ma'ruf, pemerintah sendiri sudah melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus korona. Misalnya dengan memperketat pemeriksaan di Bandara-bandara yang ada di tanah air.

Selain itu, dilakukan juga pemasangan thermal scanner di bandara-bandara yang menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara. Dengan alat ini, bisa terdeteksi jika ada wisatawan mancanegara yang mengalami gejala-gejala korona lewat suhu tubuh.

"Dalam upaya menanggulangi wabah virus korona yang menjadi isu global saat ini, Pemerintah telah melakukan langkah antisipasi dengan mengoptimalkan penggunaan thermal scanner di bandara-bandara dan pintu masuk wisman, penyiapan rumah sakit dan fasilitas kesehatan," jelasnya.

 Baca juga: Virus Korona Tewaskan 97 Orang dalam Sehari, Total Korban Jiwa Melebihi 900

Selain itu, lanjut Ma'ruf, pemerintah juga memutuskan untuk menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju China. Penghentian sementara ini sudah dilakukan sejak 5 Februari yang lalu.

"Serta penghentian sementara penerbangan ke/dari Republik Rakyat Tiongkok yang berlaku mulai tanggal 5 Februari 2020," jelasnya.

Menurut Ma'ruf, penghentian ini dimaksudkan untuk melindungi masyarakat Indonesia dari kemungkinan penyebaran virus korona. Mengingat beberapa negara juga sudah melakukan hal serupa sejak WHO menyatakan darurat virus korona

"Hal ini dimaksudkan untuk melindungi masyarakat kita dari kemungkinan yang tidak diinginkan. Berbagai langkah yang diambil pemerintah sepenuhnya didasarkan pada standar WHO dan praktek Internasional dalam perlindungan kesehatan masyarakat," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini