nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok, Gerindra Panggil Andre Rosiade Terkait Gerebek PSK

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 12:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 10 337 2166038 besok-gerindra-panggil-andre-rosiade-terkait-gerebek-psk-APKFzV5DDN.jpg Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ahmad Sufmi Dasco (Foto: iNews.id)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ahmad Sufmi Dasco menyatakan akan memanggil Andre Rosiade untuk meminta klarifikasi terkait penggerebekan kasus prostitusi online, Selasa 11 Februari 2020. Pemanggilan untuk mendalami dugaan pelanggaran anggota Komisi VI DPR RI itu.

"Besok kan baru berita acara klarifikasi saja. Dilihat besok setelah klarifikasi baru disimpulkan apakah kemudian ada langkah-langkah selanjutnya atau tidak," kata Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Baca Juga: Banyak Orang Partai Kunjungi PSK yang Digerebek Andre Rosiade di Penjara

Menurut Dasco, kasus yang menerpa Andre itu menjadi perhatian partai. "Kan itu sudah banyak di media massa dan menarik perhatian masyarakat. Nah, di internal Gerindra juga banyak pertanyaan-pertanyaan yang mesti diklarifikasi yang bersangkutan supaya clear di majelis kehormatan partai," ujarnya.

Andre Rosiade saat menggerebek PSK Foto: Ist

Proses pemanggilan klarifikasi itu akan dihadiri Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Namun, Dasco tak menyebutkan agenda itu akan memutuskan Andre bersalah atau tidak.

"Andre juga akan dipanggil dan diberikan arahan oleh DPP melalui Pak Muzani sebagai sekjen," katanya.

Seperti diketahui, Andre Rosiade memotori aksi penggerebekan kasus prostitusi online di sebuah kamar hotel di Padang, Sumatera Barat. Pada penggerebekan tersebut, seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN (26) ditangkap polisi.

Baca Juga: Jika Dipanggil MKD DPR Terkait Penggerebekan PSK, Andre Rosiade Siap Hadir

Bukan hanya NN, polisi juga menangkap muncikarinya berinisial A (24). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Undang-Undang Nomor 19 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun, penangkapan NN menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat lantaran diduga ada unsur politik.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini