Share

Bertemu PM Australia, Jokowi Sampaikan Simpati bagi Korban Kebakaran Hutan

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 10 Februari 2020 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 337 2165994 bertemu-pm-australia-jokowi-sampaikan-simpati-bagi-korban-kebakaran-hutan-qgll7ucSiq.jpg Jokowi bertemu PM Australia Scott Morrison. (Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Gedung Parlemen Australia di Canberra, Senin (10/2/2020). Di hari ketiga kunjungannya ke Negeri Kanguru itu, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison. Jokowi menyampaikan simpati atas musibah kebakaran hutan yang melanda Australia.

Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, kedua pemimpin menggelar pertemuan tête-à-tête atau pembicaraan tertutup di Prime Minister's Suite. Keduanya membahas berbagai hal sebelum pertemuan bilateral itu.

Adapun dalam pertemuan bilateral yang digelar dalam kerangka Indonesia-Australia Annual Leader's Meeting (ALM), Jokowi menyampaikan duka cita kepada korban, keluarga korban, dan pemerintah Australia atas bencana kebakaran hutan yang melanda Australia.

(Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

"Kedatangan saya ke Australia kali ini sekaligus untuk menunjukkan bahwa Indonesia akan selalu bersama masyarakat Australia, baik dalam suka maupun duka. A friend in need is a friend indeed," kata Jokowi.

Kepala Negara menyebut kunjungannya kali ini juga menjadi momen khusus karena bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia. Dalam rentang waktu tersebut, kata Jokowi, banyak hal yang telah dicapai oleh kedua negara.

(Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

"Namun kita harus terus bekerja keras untuk hubungan yang lebih kokoh ke depan," imbuhnya.

Jokowi melanjtukan, untuk memperkuat kerja sama tersebut dibutuhkan pondasi yang lebih kuat dengan saling percaya dan saling menghormati. Oleh karena itu, ia mengajak Australia untuk menumbuhkan rasa saling percaya dan saling menghormati sebagai modal besar bagi hubungan kedua negara yang kokoh.

"Saya kira sudah banyak masalah yang saya sampaikan tadi malam dan dalam pertemuan tête-à-tête tadi banyak menyelesaikan masalah di antara kita, terutama yang berkaitan dengan perdagangan, investasi, dan pariwisata," ujar Jokowi.

(Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

Selepas pertemuan bilateral, Jokowi dan PM Morrison menyaksikan penandatanganan dua nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), yakni Plan of Action of Indonesia-Australia Comprehensive Strategic Partnership yang ditandatangani oleh Menlu RI dan Menlu Australia, serta MoU concerning Transportation Security Cooperation yang ditandatangani oleh Menhub RI dan Menhub Australia.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam Mahfud MD; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto; Menteri Luar Negeri Retno Marsudi; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi; Menteri Perdagangan Agus Suparmanto; Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko; dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.

Selain itu, turut pula Duta Besar Indonesia untuk Australia Yohanes Legowo, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu Desra Percaya, dan Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini