nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Masjid Istiqlal Warisan Pusaka, Pengerjaan Renovasi Harus Hati-Hati

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 13:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 337 2164799 jokowi-masjid-istiqlal-warisan-pusaka-pengerjaan-renovasi-harus-hati-hati-6uzHVLcgJ1.JPG Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres RI/Kris)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengerjaan renovasi Masjid Istiqlal dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, masjid terbesar se-Asia Tenggara itu merupakan warisan pusaka yang dimiliki Indonesia.

"Tapi, memang banyak hal yang memang tidak bisa dikerjakan karena heritage adalah warisan pusaka sehingga pengerjaannya harus hati-hati tidak boleh merusak," kata Jokowi saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Jokowi berujar, renovasi Masjid Istiqlal sudah dimulai tahun lalu. kegiatan perbaikan ini adalah yang terbesar sejak 41 tahun silam. Dia berharap sebelum bulan Ramadan ini sudah bisa dipakai. Terlebih, anggaran yang dihabiskan untuk renovasi ini mencapai lebih Rp400 miliar.

Anggaran sebesar itu diperuntukkan untuk memperbaiki lantai masjid, karpet, pencahayaan, sound system, menambah basement parkir, perbaikan interior-eksterior, mempercantik sungai, serta membuat terowongan bawah tanah yang menyambungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.

Jokowi cukup puas melihat perkembangan renovasi Masjid Istiqlal. Dalam peninjauan ini, ia diajak berkeliling melihat apa yang sudah dikerjakan oleh para pelaksana.

Presiden Jokowi

"Ya, tadi kelihatan bersih, poles lantainya marmer, dinding marmer dipoles semua. Sound-nya diganti, lighting-nya diganti, karpetnya diganti, tempat wudhu semua diperbaiki. Perbaikan total," terang Jokowi.

Renovasi Masjid Istiqlal dilaksanakan oleh PT Waskita Karya sebagai kontraktor pelaksana dan PT Virama Karya selaku konsultan manajemen konstruksi. Nilai kontrak pelaksanaan renovasi sebesar Rp465,3 miliar dengan masa pengerjaan selama 300 hari kalender menggunakan APBN Tahun Jamak (2019-2020). Selama proses renovasi, jamaah tetap dapat melaksanakan kegiatan ibadah di Masjid Istiqlal.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini