Kejagung Sita 41 Kamar Apartemen Milik Tersangka Kasus Jiwasraya Benny Tjokro

Jum'at 07 Februari 2020 00:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 337 2164600 kejagung-sita-41-kamar-apartemen-milik-tersangka-kasus-jiwasraya-benny-tjokro-f3bHLjeQhf.jpg Benny Tjokrosaputro. (Foto: Dok Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Kejaksaan Agung mengumumkan penyitaan aset milik tersangka kasus korupsi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro (BT), berupa 41 kamar Apartemen South Hills di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 6 Februari 2020. Surat persetujuan penyitaan telah dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Surat tersebut diterima penyidik Kejaksaan Agung dengan nomor 16/Pet.Pit.Sus/TPK/II/2020/PN.JKT.PST tanggal 6 Februari 2020. Penyidik menduga 41 kamar di Apartemen South Hills itu terkait dengan dugaan kasus korupsi Jiwasraya. Sebelumnya Kejagung menelusuri sejumlah aset milik Benny Tjokro di beberapa tempat.

"Hari ini Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menerbitkan surat persetujuan penyitaan terhadap 41 kamar dari Apartemen South Hills di Kuningan diduga milik salah satu tersangka BT," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020), dikutip dari iNews.id.

Kejagung masih menelusuri nilai kamar atau harga sewa 41 kamar itu. Kejaksaan Agung akan meminta bantuan penaksir nilai properti (appraisal) untuk menilai aset tersebut. Hari Setiyono mengatakan aset berupa 41 kamar apartemen itu berpotensi digunakan sebagai sumber dana untuk ganti rugi nasabah.

"Penyidik memilah dulu hasil penggeledahan yang ada kaitannya dengan kejahatan. Setelah itu baru meminta persetujuan penyitaan," ucap Hari.

Hari ini Kejagung kembali menetapkan satu tersangka kasus PT Asuransi Jiwasraya yakni Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto. Dia menambah panjang nama tersangka yang lima sebelumnya ditetapkan yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; serta mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.

Kemudian mantan direktur keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.

Lima tersangka pertama dijerat Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(han)

1
1
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini