Cegah Karhutla, Jokowi Minta Pemda Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bertindak

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 06 Februari 2020 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 337 2164237 cegah-karhutla-jokowi-minta-pemda-jangan-tunggu-api-membesar-baru-bertindak-4cWn6YNnVT.jpg Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pemerintah daerah dan TNI-Polri untuk sigap menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jokowi tak ingin lahan yang terbakar menjadi luas karena itu sangat merugikan banyak pihak.

"Saya ingatkan kembali kalau ada api satu segera padamkan. Kita punya Babinsa, kita punya Babinkantibmas. Beri tahu mereka. Gubernur, bupati, wali kota, ada kepala desa, beri tahu mereka. Sampai instrumen, infastruktur kita di bawah itu ada," kata Jokowi dalam Rakornas Pengendalian Karhutla 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Jokowi menuturkan, negara maju sekalipun akan sulit memadamkan api jika luas lahan yang terbakar sangat besar. Karena itu, Kepala Negara mengingatkan jajaran di daerah untuk sigap memadamkan api.

"Sehingga kalau ada api satu saja di desa, segera cari ember padamkan. Jangan sampai meluas dan menggunakan air yang berjuta-juta ton dan tidak menyelesaikan. Sudah sulit. Negara besar pun kesulitan kalau sudah ada yang namanya api," terangnya.

 rakornas

"Di Amerika, Australia, kalau sudah membesar gitu sudah enggak mungkin, sudah kewalahan. Kita memiliki itu, gunakan," tukas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi heran luas karhutla tiap tahun terus meningkat. Padahal, sejumlah tindakan tegas telah diterapkan bagi pejabat TNI-Polri di daerah yang gagap menangani bencana itu.

Setelah berhasil turun di 2017, luas karhutla di 2018 kembali bertambah menjadi 590 hektare. Kemudian di 2019 naik lagi luas lahan yang terbakar.

"Tapi 2018 naik lagi menjadi 590 ribu hektare. Ini ada apa? Sudah bagus-bagus 150 kok naik lagi. 2019 naik lagi jadi 1,5 ini apa lagi? Apa kurang yang dicopot? Apa kurang persiapan?" tutup dia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini