Tokoh Sepuh NU KH Ahmad Bagdja Meninggal Dunia

Kamis 06 Februari 2020 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 337 2164090 tokoh-sepuh-nu-kh-ahmad-bagdja-meninggal-dunia-MmbhNFcURj.jpg KH Ahmad Bagdja (foto: NU Online)

JAKARTA - Duka cita kembali menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu tokoh sepuh NU, KH Ahmad Bagdja, wafat pada Kamis (6/2/2029) pukul 01.09 WIB di Rumah Sakit Jakarta Medical Center (JMC).

Kiai Ahmad Bagdja lahir di Kuningan, Jawa Barat, pada 1945. Dia dikenal sebagai kiai penggerak dan organisatoris. Ketua Umum Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, M Nabil Haroen menuturkan, ada beberapa kenangan penting yang dia ingat tentang sosok Kiai Bagdja.

Pertama, Kiai Bagdja konsisten dengan pengabdian ke-NU-an, keislaman, dan kebangsaan. "Beliau sosok yang istiqamah untuk berjuang membesarkan NU dan Islam, selalu peduli dengan persoalan umat. Dari sosok beliau, generasi santri bisa belajar bagaimana berjuang dan mengabdi," ungkap Gus Nabil dalam pesan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dilansir dari iNews.id, Kamis (6/2/2020).

Kedua, kata dia, Kiai Bagdja adalah sosok pengader dan pendamping generasi muda. Semasa hidupnya, almarhum selalu memberi nasihat, arahan, sekaligus teladan begi generasi muda. Menurut Nabil, Kiai Bagdja tidak kenal lelah mengader santri, agar menjadi pejuang sekaligus pemimpin.

"Mimpi-mimpi besarnya selalu menginspirasi. Juga, membangkitkan gairah dan semangat anak muda NU. Persentuhan saya pribadi dengan beliau menjadi pelajaran berharga, bagaimana konsisten mengabdi, berjuang sekaligus membangitkan gerakan santri, baik di pesantren, Pagar Nusa, maupun Nahdlatul Ulama," ucapnya.

Ketiga, kata Gus Nabil, Kiai Bagdja berjiwa besar dan bermimpi tinggi. Dia sosok yang menginspirasi anak muda. Dia selalu mengatakan bahwa anak muda NU harus menjadi istimewa, menjadi pemimpin bagi bangsa. Pengabdian dan kiprah Kiai Ahmad Bagdja melintas batas, dari gerakan anak muda, pengaderan, hingga pengabdian untuk bangsa dan negara.

"Pesantren, NU, dan Indonesia kehilangan sosok pejuang, pengader, dan negarawan sejati," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini