KPK Tahan Eks Legislator Bandung Terkait Suap Pengadaan Tanah

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 05 Februari 2020 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 337 2163972 kpk-tahan-eks-legislator-bandung-terkait-suap-pengadaan-tanah-yDlpnyex9L.jpg (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Anggota DPRD Kota Bandung, Kadar Slamet (KS) hari ini, Rabu (5/2/2020). Kadar merupakan tersangka kasus dugaan suap pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung tahun 2012 dan 2013.

Ia resmi mengenakan rompi tahanan setelah rampung diperiksa penyidik sebagai tersangka. KPK menjebloskan Kadar ke Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta, untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari ke depan.

"Penyidik melakukan penahanan selama 20 hari (5 Februari 2020 sampai dengan 24 Februari 2020) untuk tersangka KS di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2020).

Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini. Keempatnya yakni mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung Herry Nurhayat (HR), dan dua mangan anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014, Tomtom Dabbul Qomar (TDQ) dan Kadar Slamet (KS).

KPK kemudian mengembangkan perkara ini dan menetapkan satu tersangka lainnya. Satu tersangka lainnya itu yakni, seorang wiraswasta yang juga berperan sebagai makelar tanah, Dadang Suganda (DSG).

Atas perbuatannya, Kadar disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini