nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pimpinan DPR dan Menkominfo Bahas soal RUU Perlindungan Data Pribadi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 00:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 04 337 2163408 pimpinan-dpr-dan-menkominfo-bahas-soal-ruu-perlindungan-data-pribadi-n8HXDDNV4y.jpg Ruang sidang DPR RI (Dok Okezone)

JAKARTA - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) rapat konsultasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate untuk membahas usulan pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, rapat konsultasi ini digelar usai adanya Surat Presiden (Surpres) yang dibacakan dalam rapat paripurna, Senin kemarin. Sementara RUU Perlindungan Data Pribadi akan dibahas dulu oleh Komisi I DPR.

“Karenanya dalam rapat ini kami menerima pak Menkominfo bersama pimpinan yang ada di Komisi I dan pimpinan DPR yang lain,” kata Puan usai pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).Puan Maharani

Puan Maharani (Okezone)

Menurut Puan, jika nantinya RUU Perlindungan Data Pribadi disahkan, maka Indonesia akan menjadi negara ke-127 yang mempunyai undang-undang terkait perlindungan data pribadi.

“Bahwa inisiatif pemerintah yang disampaikan ini adalah dengan semangat akan melindungi data pribadi dari hal-hal yang negatif tentu saja nantinya pun harus bermanfaat untuk seluruh warga negara Republik Indonesia dalam perlindungan data pribadinya,” imbuh dia.

Puan mendorong DPR melalui Komisi I dan pemerintah agar dapat mensosialisasikan draf serta Daftar Inventaris Masalah (DIM) ke masyarakat, sehingga masyarakat tak mendapatkan draf RUU abal-abal dan menimbulkan masalah.

“Kami juga meminta pemerintah bersama-sama dengan komisi 1 itu harus bisa menyosialisasikan terkait draf dan DIM yang akan dibahas sehingga tidak timbul hal-hal abal-abal atau draf atau DIM abal-abal yang sebenarnya tidak dibahas di DPR,” tegas Puan.Menkominfo

Jhonny G Plate (Okezone)

Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate menuturkan, nantinya RUU Perlindungan Data Pribadi terdiri dari 15 bab dan 72 pasal. Kebanyakan isinya RUU itu terkait hak-hak yang sifatnya personal dan privat.

Baca juga: RUU Perlindungan Data Pribadi Menuju Kedaulatan Data

“Dia sangat spesifik, tetapi kontennya menyangkut hak-hak yang sifatnya personal dan privat karenanya harus dibicarakan secara menyeluruh secara luas dan mengajak partisipasi publik,” beber Jhonnya.

Dia menegaskan RUU Perlindungan Data Pribadi merupakan suatu hal yang penting bagi masyarakat. Oleh sebab itu Jhonny pun meminta dukungan publik agar pembahasan RUU ini dapat berjalan lancar.

“Nah, kita harapkan partisipasi publik yang kuat, kami sendiri akan melakukan tentu bersama-sama dengan DPR dalam proses politiknya dan melakukan komunikasi publik, penjelasan dan menjawab apabila dibutuhkan,” kata Plate.

(sal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini