nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Tegaskan Pengakuan Luthfi Disiksa Polisi Tidak Terbukti

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 21:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 04 337 2163396 polri-tegaskan-pengakuan-luthfi-disiksa-polisi-tidak-terbukti-m9ZYBvj9d5.jpg Luthfi pembawa bendera merah putih saat demo di DPR jalani sidang perdana (Foto : Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan, pengakuan demonstran pembawa bendera merah putih, Luthfi Alfiandi (20) yang disiksa oleh oknum polisi tidak terbukti.

Asep mengatakan, temuan itu didapat berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam terhadap penyidik Polres Jakarta Barat yang dilakukan berbagai pihak mulai dari inspektorat kepolisian, bidang hukum Polri, dan Propam.

"Tim sudah melakukan gelar terhadap hasil temuan itu kemudian hasilnya bahwa tidak terbukti apa yang dituduhkan itu," kata Asep di Mabes Polri, Selasa (4/02/2020).

Dalam pemeriksaan itu, kata Asep, polisi memastikan korps Bhayangkara telah melakukan tugasnya sesuai dengan standar oprasional prosedur (SOP) selama pemeriksaan terhadap Luthfi.

"Jadi saya kira ini selaras dengan kajian yang dibahas juga dipersidangan, bahwa persoalan itu tidak menjadi persoalan, yang kemudian secara khusus diangkat yang dapat mempengaruhi keputusan dari persidangan," ungkapnya.

Baca Juga : Pemerintah Timor Leste Minta Bantuan Indonesia Terkait Virus Korona

Ia menjelaskan, dalam kasus tersebut, pemyidik hanya menggali seputar keterlibatan Luthfi dengan melihat sejumlah fakta mulai dari jejak digital dan keterangan terkait keberadaannya di TKP

"Sehingga dengan bukti itu berlandaskan bahwa penyidik itu bukan bekerja menuntut pengakuan tetapi keterangan itu sudah cukup. Jadi kalau pun tidak mengakui tetapi berdasarkan bukti-bukti itu sudah cukup. Karena kita tidak mengejar pengakuan tetapi lebih kepada keterangan," jelasnya.

Terkait adanya pengakuan itu sendiri, Asep menambahkan, pihaknya tidak akan memperpanjang kasus tersebut.

"Pihak kepolisian itu mengedepankan fungsi tugas utamanya memberikan rasa aman dan rasa nyaman dalam berbagai peristiwa. Kalau pilihannya dalam situasi yang lebih baik dan kondusif itu menjadi prioritas. Tidak perlu kita menganggap persoalan-persoalan yang kemudian memperkeruh situasi," tambah Asep.

"Artinya, dengan situasi sekarang ini semua sudah kembali normal, keluarga dari pihak Luthfi bisa memahami apapun yang terjadi hasil pemeriksaan itu kita tetap memberikan evaluasi terhadap tugas dan wewenang polri," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini