Ini yang Wajib Dilakukan WNI dari China Selama Karantina di Natuna

Agregasi BBC Indonesia, · Selasa 04 Februari 2020 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 04 337 2162927 ini-yang-wajib-dilakukan-wni-dari-china-selama-karantina-di-natuna-fYkmzO2urb.jpg Antisipasi Virus Korona (Foto: Biro Pers Kemenlu)

JAKARTA - Sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus korona, pemerintah telah melakukan beberapa pencegahan. Terlebih, kepada 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru dievakuasi dari Wuhan, China.

Saat ini mereka tengah menjalani karantina selama 14 hari sebagai langkah observasi untuk mendeteksi penyebaran virus korona. Beberapa peraturan telah disiapkan pemerintah kepada para WNI yang tengah dikarantina tersebut.

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, mengatakan WNI yang kebanyakan dari kalangan mahasiswa itu wajib mengenakan masker kemana pun.

Mereka juga belum boleh meninggalkan tempat karantina. "Kita akan awasi betul, kalau mereka nggak pakai masker akan kita tegur," kata Achmad seperti dilansir BBC Indonesia.

Virus

Baca Juga: China Perangi Virus Korona, Wanita Ini Ditahan karena Menolak Memakai Masker

Lebih lanjut, Achmad menjelaskan Mahasiswa dan sejumlah petugas yang menjemput mereka, dikarantina di lokasi yang disebut 'Ring 1'. Semua petugas yang melakukan kontak langsung dengan mahasiswa di Ring 1, harus memakai sarung tangan dan masker.

Bahkan, saat penjemputan para mahasiswa pada 2 Februari 2020, para petugas terlihat menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap. "Itu kita harus re-check hasil pemeriksaan (kesehatan) di China, maka kita harus hati-hati betul gunakan APD lengkap," ujar Achmad.

"Setelah kita periksa mereka betul-betul sehat, sekarang kita tidak pakai APD lagi. SOP-nya pakai sarung tangan dan masker," kata Achmad menambahkan.

Sementara, dapur umum dan tempat suplai air terletak di Ring 2, yang menurut keterangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono, terletak sekitar 500 meter dari tempat karantina.

Oleh karena posisinya yang cukup jauh, tidak ada peraturan khusus untuk petugas di Ring 2.

Apa saja kegiatan di tempat karantina?

Achmad mengatakan setiap hari para mahasiswa akan diperiksa kesehatannya tiga kali. Petugas kesehatan akan menanyai apa mereka memilki keluhan, seperti panas, batuk, atau sesak napas.

"Kalau nggak (ada keluhan), ukur suhu saja," ujarnya.

Sejumlah mahasiswa, yang belajar kedokteran di Wuhan, ujar Achmad, juga membantunya mengukur suhu tubuh teman-temannya.

Ia menambahkan setiap pagi para mahasiswa akan diminta berolahraga. Setelah itu, mereka bebas melakukan aktivitas di lokasi karantina, seperti bercengkerama bersama teman, belajar, atau bermain kartu atau catur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini