Penanganan Virus Korona, Menkes: Paling Berat Menghadapi Hoaks

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 03 Februari 2020 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 337 2162548 penanganan-virus-korona-menkes-paling-berat-menghadapi-hoaks-DcGRXymISx.jpg Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Foto: Dok Okezone/Dimas Andhika Fikri)

JAKARTA – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, tantangan terberat pihaknya dalam menangani virus korona adalah maraknya berita bohong alias hoaks.

Hal tersebut diungkapkan Terawan saat melakukan rapat kerja antara Kementerian Kesehatan dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Baca juga: 54 Informasi Hoaks Terkait Virus Korona Tersebar, Masyarakat Diminta Bijak 

"Mohon izin, memang yang paling berat yang menjadi tantangan saya adalah menghadapi hoaks dan viral berita yang tidak pada porsinya," ungkap Terawan.

Guna menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks ini, kata dia, Kemenkes akan menggencarkan sosialisasi kepada masyrakat terkait virus korona.

Baca juga: Menkominfo Sebut Penyebar Hoaks soal Virus Korona Bisa Dijerat Hukum 

"Kita akan terus melakukan sosialisasi lagi, mungkin bentuknya bukan dengan kata-kata lagi, tapi dengan foto dengan video," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan terdapat 54 informasi tidak benar atau hoaks terkait virus korona di Indonesia. Informasi bohong itu terpantau sejak dua minggu terakhir atau 23 Januari 2020.

Baca juga: Kemenkes Periksa 34 Sampel Suspect Terindikasi Virus Korona, Hasilnya Negatif 

Isi kabar hoaks beragam, mulai sumber penyebaran virus korona, adanya pasien terinfeksi di rumah sakit, hingga terkait pencegahan dan penyembuhannya.

"Hasil pantauan Tim AIS (Automatic Identification System) Kementerian Kominfo ada 54 informasi hoaks," kata Johnny di Gedung Kemkominfo, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Menkes Sebut Tempat Observasi WNI di Natuna Paling Layak 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini