Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga Didakwa Menyuap Pejabat Pajak USD131.200

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 03 Februari 2020 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 337 2162539 komisaris-pt-wahana-auto-ekamarga-didakwa-menyuap-pejabat-pajak-usd131-200-B9wYDkp2Lf.jpg Sidang Kasus Korupsi Pajak (Foto: Okezone/Arie)

JAKARTA - Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), Darwin Maspolim didakwa menyuap Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) tiga Jakarta, Yul Dirga serta tiga anak buahnya, Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi. Darwin didakwa menyuap para pejabat pajak tersebut sebesar 131.200 dolar Amerika Serikat.

Jaksa Pemuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Darwim Maspolim bersama-sama dengan Chief Financial Wearness Otomotive Pte Ltd, Katherine Tan Foong Ching. Uang suap itu diduga diberikan Darwin untuk memuluskan permohonan lebih bayar pajak (restitusi) yang diajukan oleh PT WAE tahun 2015 dan 2016.

"Terdakwa memberi uang sejumlah USD131.200 kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara," kata Jaksa KPK, Takdir Suhan saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Korupsi

Baca Juga: KPK Kembali Tahan Satu Tersangka Suap Restitusi Pajak

Pemberian suap dilakukan dua kali untuk mengurus restitusi pajak PT WAE tahun 2015 dan 2016. Pada pengurusan pajak tahun 2015, para pejabat mendapat uang imbalan sebesar 73.700 dolar Amerika Serikat. Sementara pada pengurusan pajan PT WAE tahun 2016, para pejabat pajak itu mendapatkan uang sebesar 57.500 dolar Amerika Serikat.

"Bahwa terdakwa total memberikan uang sejumlah USD131,200 kepada Yul Dirga, Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi yang bertentangan dengan kewajiban," ujar Jaksa.

Atas perbuatannya, Darwin didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto pasal 65 ayat (1) KUHP.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini