Share

Menkominfo Sebut Penyebar Hoaks soal Virus Korona Bisa Dijerat Hukum

Sarah Hutagaol, Okezone · Senin 03 Februari 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 337 2162514 menkominfo-sebut-penyebar-hoaks-soal-virus-korona-bisa-dijerat-hukum-FzBZZnQt8c.jpg Menkominfo Johny G Plate (Foto: Okezone/Sarah)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, pihaknya akan menurunkan, dan memblokir informasi tidak benar terkait virus Korona melalui berbagai media.

"Ini kita sebarkan dulu, ya, tadi sudah saya sampaikan, dipersuasi, disampaikan, stop. Ini nambah terus soalnya. Dikasih stempel hoaks atau disinformasi. Stop," ucap Johnny di Gedung Kemkominfo, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Bahkan, Kementerian Kominfo akan memproses kasus penyebaran berita bohong tersebut ke ranah hukum jika dilakukan secara terus-menerus atau berulang.

Hal tersebut merunut berdasarkan pasal 28 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disebutkan "Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong, dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik".

Baca Juga: 54 Informasi Hoaks Terkait Virus Korona Tersebar, Masyarakat Diminta Bijak

"Kita sebarkan ke media (konten hoaks), makanya dibagikan ini. Kalau berulang-ulang terus, maka nanti aparat melalui penegakkan hukum, kita akan proses," ungkapnya.

Lebih lanjut, Johnny menyebutkan bahwa pihaknya bisa saja langsung melakukan penurunan secara paksa atau takedown terhadap informasi hoaks, namun ingin adanya penindakan secara persuasif.

"Kalau ini kan beritanya masih bisa dilakukan melalui persuasi, mau di-takedown? Saya bisa takedown, jangan marah tapi ya," pungkas Johnny.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat sebanyak 54 informasi hoaks yang menyebar terkait virus Korona. Hal tersebut terjadi sejak dua pekan, yakni 23 Januari hingga pada saat ini, 3 Februari 2020.

Berikut beberapa informasi hoaks yang didata oleh Kemkominfo diantara 54 informasi hoaks tersebut;

1. Kurma Harus Dicuci Bersih Karena Mengandung Virus Korona yang Berasal dari Kelelawar.

2. Ada Virus Berbahaya di RSUP Dr. Sardjito.

3. Virus Korona Diduga Sudah Menyebar dan Masuk ke Indonesia di Gedung BRI.

4. Virus Korona Sudah Masuk di Jakarta, 1 Pasien di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Sedang Diisolasi.

5. Orang Terinfeksi Virus Korona di Rumah Sakit Wahidin Makassar

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini