Gus Sholah Memberi Banyak Perubahan di Ponpes Tebuireng

Mukhtar Bagus, iNews.id · Senin 03 Februari 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 337 2162383 gus-sholah-memberi-banyak-perubahan-di-ponpes-tebuireng-usaTTAJ1eL.jpg KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. (Foto: Dok Okezone)

JOMBANG – Berpulangnya KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah meninggalkan duka bagi berbagai pihak, terutama pengurus dan santri Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur. Gus Sholah dikenal sebagai pengasuh ponpes yang disiplin, modern, dan visioner.

Pengasuh Pesantren Putri Tebuireng, KH Fahmi Amrullah, mengatakan ada banyak perubahan yang dilakukan oleh Gus Sholah terhadap pesantren sejak dia memimpin pada 2006. Perubahan tidak hanya dalam fisik pondok, namun juga nonfisik.

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Jemput Jenazah Gus Sholah di Bandara Juanda 

"Perubahan fisik, misal dulu santri tidur tidak pakai ranjang, sekarang pakai. Beliau mendirikan tren sains, artinya basisnya sains tapi berdasar Alquran," ungkapnya, Senin (3/2/2020), seperti dikutip dari iNews.

Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur. (Foto: Mukhtar Bagus/iNews)

Fahmi menambahkan, Gus Sholah juga mendirikan Madrasah Mualimin yang khusus mempelajari kurikulum pesantren. Artinya para santri hanya mempelajari kitab-kitab kuning saja.

Selain itu, almarhum juga ingin ada MTs Sains yang berada di bawah Kementerian Agama. "Sekarang sedang proses pembangunan," katanya.

Baca juga: Kenangan UAS Bersama Gus Sholah: Berencana Serahkan Disertasi 

Tidak hanya perubahan pada ponpes, Gus Sholah turut menjadi eksekutif produser untuk film 'Jejak Langkah Dua Ulama'. Dia bahkan ingin para pengurus ponpes menonton dan mebahas film tersebut.

"Kemarin kami ke Jakarta dalam rangka review film. Sebenarnya ini tidak elok karena kami nonton pas Beliau sakit. Tapi ini keinginan Beliau, bahkan ingin mendapat laporan dari hasil review," katanya.

Sebelumnya duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur, atas wafatnya KH Salahuddin Wahid pada Minggu 2 Februari 2020 malam sekira pukul 20.55 WIB di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Baca juga: Tunggu Jenazah Gus Sholah, Lantunan Ayat Suci Alquran Berkumandang di Ponpes Tebuireng 

Kondisi Gus Sholah diketahui terus menurun usai menjalani bedah jantung pada Sabtu 1 Februari 2020. Tim dokter yang merawat Gus Sholah melakukan ablasi atau operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung atau aritmia dengan menggunakan kateter yang dimasukkan ke ruang jantung.

Gus Sholah dikabarkan kritis usai menjalani operasi jantung. Operasi dilakukan karena ada masalah di selaput jantungnya. Ia dirawat di RS Jantung Harapan Kita sejak Senin 27 Januari 2020. Kondisi Gus Sholah menurun usai menjalani operasi pada Jumat 31 Januari.

Baca juga: Ganjar Sebut Gus Sholah Sosok Paling Tahu Apa yang Terjadi di Masyarakat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini